Pemko Palangka Raya Gelar Operasi Pasar Ayam Broiler Kendalikan Lonjakan Harga

  • 19 Mar 2026 22:25 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Palangka Raya menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengendalikan lonjakan harga kebutuhan pokok, khususnya ayam potong yang mengalami kenaikan di pasaran. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, mengatakan pihaknya bersama Satgas Pangan menggelar operasi pasar murah ayam broiler bersubsidi.

“Kami ingin masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Menjelang hari besar keagamaan biasanya permintaan meningkat dan berpotensi memicu kenaikan harga,” ujarnya, Kamis, 19 Maret 2026.

Ia menjelaskan, operasi pasar murah tersebut dilaksanakan di Pasar Besar, Pasar Kahayan, dan Pasar Rajawali pada 17 hingga 20 Maret 2026. Melalui skema subsidi, selisih antara harga pasar dan Harga Eceran Tertinggi (HET) akan ditanggung pemerintah.

“Misalnya harga di pasar mencapai Rp45 ribu per kilogram, maka selisihnya akan dibantu pemerintah agar pedagang tetap menjual sesuai HET,” katanya.

Selain ayam, Samsul menyebut harga komoditas lain seperti cabai masih relatif stabil meski berada pada level tinggi. Sementara itu, stok bahan pokok seperti beras, bawang, telur, dan daging dipastikan dalam kondisi aman.

Bahkan, ketersediaan pangan diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga satu sampai dua bulan pasca-Lebaran. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan.

Pemerintah Kota Palangka Raya berharap langkah ini dapat menjaga stabilitas harga serta memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang dan setelah Hari Raya Idulfitri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....