Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya Dipadati Pemudik, Tiket Sold Out hingga H-3 Lebar
- 12 Mar 2026 23:25 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Hiruk-pikuk mudik Lebaran 1447 Hijriyah sudah terasa sejak H-9 di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya. Terminal keberangkatan tampak ramai dipadati para pemudik yang berbondong-bondong menuju kampung halaman. Rute Surabaya dan Jakarta menjadi paling tinggi.
Lonjakan jumlah penumpang tahun ini terbilang fantastis. Data pengelola bandara mencatat ada kenaikan hingga 20 persen dibanding periode mudik tahun lalu. Angka ini menjadi bukti nyata tingginya antusiasme masyarakat perantauan yang ada di Kalimantan Tengah untuk merayakan momen Idul Fitri bersama keluarga.
"Kami mencatat peningkatan yang cukup tinggi, terutama untuk tujuan Surabaya dan Jakarta. Ini menunjukkan mobilitas masyarakat sangat tinggi menjelang Lebaran," ungkap General Manager Bandara Tjilik Riwut, I Made Darmawan, Kamis 12 Maret 2026.
Menghadapi prediksi puncak arus mudik pada 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran, manajemen bandara tak tinggal diam. Satu penerbangan ekstra khusus rute Jakarta telah disiapkan untuk mengakomodasi tingginya jumlah pemudik.
Langkah strategis ini diambil mengingat Jakarta menjadi salah satu destinasi utama para pemudik dari Palangka Raya. Penambahan slot penerbangan diharapkan mampu mengurangi antrean panjang calon penumpang yang ingin segera berkumpul bersama keluarga.
Seluruh tiket penerbangan untuk keberangkatan periode 9 hingga 22 Maret 2026 telah ludes terjual di semua maskapai yang beroperasi. Fenomena sold out ini menandakan banyak masyarakat yang memilih mudik lebih awal demi menghindari kepadatan di hari H.
"Untuk tiket keberangkatan sejak 9 Maret kemarin sampai 22 Maret 2026, itu sudah habis atau sold out," kata I Made Darmawan.
Bagi calon penumpang yang belum beruntung mendapatkan tiket, disarankan terus memantau ketersediaan atau mencari moda transportasi alternatif lainnya.
Pihak bandara memastikan seluruh fasilitas dan pelayanan telah dipersiapkan secara maksimal demi kenyamanan para pemudik. Petugas keamanan dan kesehatan juga disiagakan penuh untuk menjamin kelancaran arus penumpang selama periode mudik Lebaran tahun ini.
Tarmin, salah satu penumpang tujuan Surabaya, mengaku sengaja memilih mudik lebih awal ke kampung halamannya. Keputusan ini diambil untuk mengantisipasi kepadatan penumpang dan kelangkaan tiket di hari-hari menjelang Lebaran.
"Saya mau ke Surabaya ke rumah orang tua, memilih pulang kampung lebih awal ya, karena takut kehabisan tiket. Ini kemarin beli tiketnya satu minggu sebelum berangkat. Kalau harganya ada sedikit kenaikan dari tahun lalu," ucapnya.
Dengan kondisi tiket yang sudah habis terjual, para calon pemudik diimbau untuk segera mencari alternatif transportasi lain agar tetap bisa merayakan Lebaran bersama keluarga tercinta.