Keutamaan Malam Lailatul Qadar di Sepuluh Hari Terakhir Ramadan

  • 11 Mar 2026 21:19 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Malam Lailatul Qadar merupakan malam yang paling ditunggu-tunggu oleh umat Islam di bulan suci Ramadan. Malam ini dikenal sebagai Malam Seribu Bulan yang erat kaitannya dengan peristiwa turunnya Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad SAW.

Ustaz MUI Kota Palangka Raya, Syaifullah Sahlan, mengatakan keistimewaan Malam Lailatul Qadar terletak pada besarnya pahala yang diberikan bagi setiap amal kebaikan. Bahkan, pahala kebaikan pada malam tersebut disebut setara dengan melakukan amal saleh selama kurang lebih 84 tahun.

"Ketika seorang itu beramal saleh berbuat kebajikan, maka kelipatan pahalanya itu sama kayak beramal saleh selama 84 tahun kurang lebih," katanya saat mengisi program Hikmah Ramadan di Pro 1 RRI Palangka Raya, Selasa, 10 Maret 2026.

Ustaz Syaifullah menambahkan umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkan hari-hari terakhir Ramadan dengan sebaik mungkin. Terutama pada sepuluh malam terakhir yang diyakini menjadi waktu turunnya malam Lailatul Qadar.

"Makanya kesempatan emas nih kita karena malam ini sudah malam 21 Ramadan ya, maka 10 hari akhir ini digunakan dengan sebaik-baiknya, dimaksimalkan dengan sebaik-baiknya," katanya.

Ia juga mengingatkan agar semangat beribadah tidak hanya tinggi di awal Ramadan, tetapi justru semakin meningkat menjelang akhir bulan suci. Momentum sepuluh malam terakhir menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, seperti salat, membaca Al-Qur'an, dan berdoa.

Karena itu, umat Islam diharapkan tidak hanya disibukkan dengan aktivitas duniawi menjelang akhir Ramadan. Sepuluh malam terakhir sebaiknya dimanfaatkan untuk memperbanyak amal saleh agar dapat meraih keberkahan Malam Lailatul Qadar.

Rekomendasi Berita