Memaknai Ramadan Sebagai Bulan Al-Qur’an
- 06 Mar 2026 18:23 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Bulan Ramadan dikenal sebagai bulan yang sangat istimewa bagi umat Islam, karena di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup manusia. Hal tersebut disampaikan oleh Muhammad Hasbi Rahmani, M.Pd dalam program Hikmah Ramadan di Pro1 RRI Palangka Raya, Jumat 6 Maret 2026.
Dalam tausiyahnya, Hasbi Rahmani menegaskan bahwa Ramadan memiliki kedudukan khusus karena berkaitan langsung dengan turunnya Al-Qur’an. Ia mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an yang menyebutkan bahwa Ramadan merupakan bulan diturunkannya kitab suci tersebut.
“Bulan Ramadan adalah bulan Al-Qur’an. Ini tentunya kita kembali merujuk kepada firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, bahwasanya Allah berfirman dalam Al-Qur’an: Syahru Ramadhan alladzi unzila fihil Qur’an, bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an,” ujarnya.
Menurutnya, ayat tersebut menunjukkan dengan sangat jelas bahwa Allah SWT ingin mengingatkan manusia akan kedudukan Ramadan sebagai momentum untuk kembali mendekatkan diri kepada Al-Qur’an.
Hasbi Rahmani juga menjelaskan bahwa semangat mempelajari Al-Qur’an di bulan Ramadan selaras dengan hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan dalam kitab Nuzhatul Majalis. Dalam hadis tersebut disebutkan bahwa setiap amalan memiliki pintu dan jalannya, sementara jalan untuk mempermudah ibadah adalah melalui puasa di bulan Ramadan.
“Ketika kita berpuasa, maka hawa nafsu akan lebih tunduk. Ia akan lebih mudah diarahkan kepada perkara-perkara akhirat, kepada perintah-perintah Allah dan juga kepada perintah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam,” ucapnya.
Ia menambahkan, salah satu teladan yang diberikan Rasulullah SAW adalah memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an pada bulan Ramadan. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa Malaikat Jibril menemui Nabi Muhammad SAW setiap malam di bulan Ramadan untuk mempelajari Al-Qur’an bersama.
“Di sini jelas sekali bahwa Baginda Nabi dengan Malaikat Jibril mempelajari Al-Qur’an pada bulan Ramadan. Hal ini juga dibantu oleh puasa yang kita lakukan pada siang hari, sehingga mempelajari Al-Qur’an, baik membacanya, merenungkannya, maupun mengamalkan isinya menjadi lebih mudah,” katanya.
Ia menilai, kondisi spiritual umat Islam pada bulan Ramadan secara tidak langsung juga menunjukkan kedekatan dengan Al-Qur’an. Banyak masyarakat yang lebih sering mendengar tadarus, membaca Al-Qur’an, maupun menghadiri kegiatan keagamaan selama bulan suci tersebut.
“Paling tidak sadar atau tidak sadar, ketika kita bulan puasa kita akan lebih sering mendengarkan tadarus Al-Qur’an. Bahkan ketika melihat mushaf yang mungkin lama tersimpan di rumah, hati kita akan tergerak untuk kembali membacanya,” ucapnya.
Melalui momentum Ramadan, Hasbi Rahmani mengajak umat Islam untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta memperbanyak membaca, memahami, dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. “Karena Al-Qur’an itu adalah pedoman hidup bagi kita, maka patutlah kita bersyukur kepada Allah bahwa Ramadan adalah bulan Al-Qur’an,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....