Polda Kalteng Terjunkan 2.300 Personel Gabungan untuk Operasi Ketupat Telabang 20

  • 05 Mar 2026 12:29 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah menggelar rapat koordinasi untuk mempersiapkan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Operasi Ketupat Telabang 2026 ini direncanakan akan melibatkan ribuan personel dan cakupan pengamanan yang lebih luas dari tahun-tahun sebelumnya.

Rapat koordinasi yang digelar di Aula Arya Dharma Mapolda Kalteng, Kamis 5 Maret 2026, dipimpin langsung oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan. Hadir pula Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, Kepala Badan Intelijen Daerah, unsur TNI, hingga berbagai instansi terkait yang akan menjadi garda terdepan pengamanan selama Ramadan hingga pasca Lebaran.

Berbeda dengan operasi tahun-tahun sebelumnya, Operasi Ketupat Telabang 2026 hadir dengan strategi yang lebih komprehensif. Evaluasi mendalam terhadap pelaksanaan operasi 2024 dan 2025 menghasilkan sejumlah penyesuaian penting.

"Tahun ini tidak hanya fokus pada pengamanan arus mudik dan arus balik saja. Kami juga mengamankan seluruh rangkaian ibadah umat Islam selama Ramadan, mulai dari puasa, pembagian zakat, tadarus, hingga salat tarawih," kata Iwan Kurniawan, menegaskan.

Bahkan setelah perayaan Idul Fitri usai, pengamanan tetap diperkuat di sejumlah destinasi wisata yang biasanya dibanjiri pengunjung saat libur Lebaran.

Untuk memastikan masyarakat Kalimantan Tengah merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman, Polda Kalteng menurunkan kekuatan besar: 2.300 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait.

Para personel ini akan tersebar di berbagai pos pelayanan dan pos pengamanan terpadu yang disiapkan di titik-titik strategis, terutama jalur-jalur pergerakan masyarakat saat mudik maupun aktivitas Lebaran.

Yang tak kalah penting, Polda Kalteng juga menyiapkan skenario terburuk. Sebanyak 1.160 personel khusus disiagakan lengkap dengan peralatan pendukung untuk menghadapi potensi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah rawan.

"Kami telah menempatkan personel siaga bencana beserta peralatannya di beberapa titik rawan. Ini langkah antisipasi jika terjadi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan kondisi darurat lainnya," kata Kapolda.

Kapolda Kalteng optimistis, kunci kesuksesan operasi ini terletak pada solidnya sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan seluruh instansi terkait.

"Melalui kolaborasi yang kuat, kami yakin dapat menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah selama perayaan Idul Fitri 2026," ucapnya.

Dengan persiapan matang dan kekuatan penuh, Polda Kalteng siap memastikan momen Idul Fitri tahun ini berjalan lancar dan penuh kedamaian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....