Bijak Bedakan Kebutuhan dan Keinginan saat Ramadan

  • 02 Mar 2026 22:11 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Masyarakat penting menerapkan prinsip berbelanja secara bijak, terutama saat Ramadan ketika godaan konsumsi meningkat. Salah satu langkah utama adalah mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan sebelum memutuskan membeli sesuatu.

Akademisi Universitas Islam Negeri Palangka Raya, Itsla Yunisva Aviva, mengatakan kebutuhan merupakan hal yang diperlukan agar tidak mengganggu keberlangsungan hidup. Sementara itu, keinginan adalah sesuatu yang jika tidak dipenuhi tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kehidupan.

"Kebutuhan itu adalah sesuatu yang memang kita perlukan di mana itu untuk menjaga keberlangsungan hidup dan ibadah, jadi kalau kita enggak makan nih misalkan, nah itu harus itu wajib berarti harus kita penuhi. Tapi kalau keinginan maka dia adalah sesuatu tambahan ya, pemuas selera begitu ya," katanya saat mengisi program Hikmat Ramadan di Pro 1 RRI Palangka Raya, Minggu, 1 Maret 2026,

Itsla menambahkan, bagi masyarakat muslim penting untuk kembali pada prinsip ekonomi Islam dalam mengelola harta. Umat dianjurkan memanfaatkan harta secukupnya sesuai kebutuhan serta menghindari perilaku berlebihan yang berujung sia-sia.

"Maka kita harus tahu bahwa Islam itu tidak melarang kita menikmati harta. Silakan saja apa yang kita upayakan maka kita boleh nikmati. Tapi ada dua garis besar adalah pertama tidak boleh mubazir atau pemborosan, dan tidak boleh israf atau berlebihan," katanya.

Menurutnya, diskon dan promo sering kali memicu perilaku belanja berlebihan karena masyarakat tergoda membeli barang di luar kebutuhan. Padahal, jika tidak direncanakan dengan baik, barang yang dibeli bisa berakhir mubazir dan tidak termanfaatkan secara optimal.

Dengan memahami perbedaan kebutuhan dan keinginan, masyarakat dapat lebih bijak dalam mengatur pengeluaran selama Ramadan. Sikap ini tidak hanya menjaga kondisi keuangan tetap stabil, tetapi juga selaras dengan nilai-nilai kesederhanaan dalam ajaran Islam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....