Menu MBG Selama Ramadan Diganti Menjadi Menu Kering

  • 26 Feb 2026 20:04 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Palangka Raya terus menjadi perhatian publik. Selama bulan suci Ramadan, menu yang disajikan kepada peserta didik disesuaikan menjadi makanan kering untuk dibawa pulang dan dikonsumsi saat berbuka puasa.

Penyesuaian tersebut memunculkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Sebagian pihak meragukan kualitas gizi makanan kering yang dinilai berbeda dengan menu harian berupa nasi, sayur, dan lauk yang biasanya dikonsumsi langsung di sekolah.

Kepala SPPG Jekan Raya, Analistra Susedia Putri, menjelaskan bahwa mekanisme penyajian MBG merupakan kewenangan dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang dilaksanakan oleh SPPG di daerah. Namun demikian, ia mengingatkan agar selama Ramadan tidak ada penyajian MBG secara dirapel dalam jumlah sekaligus.

“Saya minta SPPG saat Ramadan tidak menyajikan MBG secara merapel, karena dikhawatirkan akan mempengaruhi kualitas makanan yang diberikan kepada peserta didik,” ujarnya, Kamis, 27 Februari 2026.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, menilai kehadiran MBG di Palangka Raya tetap harus dikawal dengan serius meskipun terdapat perbedaan pandangan di masyarakat. Ia berharap seluruh SPPG di Kota Palangka Raya bekerja dengan penuh tanggung jawab dan tidak hanya berorientasi pada keuntungan.

“Jangan sampai MBG yang diberikan hanya berisi karbohidrat tanpa sayuran, karena dapat berdampak pada kesehatan anak,” ucapnya.

Di tengah pelaksanaan ibadah puasa Ramadan, program MBG tetap berjalan sebagai upaya pemenuhan gizi peserta didik. Dengan pengawasan dan evaluasi berkelanjutan, diharapkan kualitas menu yang disajikan tetap memenuhi standar gizi meskipun dalam bentuk makanan kering.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....