Ramadan di Mapolres Pulpis, Bintara Remaja Perkuat Spiritualitas

  • 21 Feb 2026 14:51 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Pulang Pisau - Lantunan ayat suci Al Quran menggema lembut di serambi Masjid Darul Hasyim Mapolres Pulang Pisau. Suara merdu itu bukan berasal dari santri pesantren, melainkan dari para Bintara Remaja berseragam cokelat yang tengah menjalani momen spiritualitas di bulan suci Ramadan. Sabtu, 21 Februari 2026.

Pemandangan khidmat tersaji di kompleks Mapolres Pulang Pisau. Puluhan polisi muda mengisi keheningan Ramadan dengan serangkaian ibadah, mulai dari Sholat Maghrib hingga Tarawih berjamaah.

Ini bukan sekadar rutinitas keagamaan biasa, melainkan bagian dari program Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang dirancang khusus untuk mencetak sosok aparat penegak hukum yang tak hanya tangguh, tapi juga berakhlak mulia.

Dipimpin langsung oleh Kaurmintu Sat Samapta Polres Pulang Pisau, AIPTU Akhyar Mubarak Nasution, para Bintara Remaja tampak tekun mengikuti setiap rangkaian ibadah. Setelah Sholat Maghrib dan Isya berjamaah, mereka melanjutkan dengan Sholat Tarawih dan Witir. Puncaknya, suasana religius semakin kental saat agenda Tadarus Al-Qur'an bergulir, menghadirkan nuansa syahdu di lingkungan yang biasa identik dengan hiruk-pikuk pelayanan kepolisian.

Kapolres Pulang Pisau, AKBP Iqbal Sengaji melalui Kabag SDM AKP Junedinoto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah investasi jangka panjang untuk membentuk karakter personel Polri yang paripurna.

"Kami ingin memastikan para Bintara Remaja ini tidak hanya tangguh secara fisik dan teknis kepolisian, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat," ucap AKP Junedinoto.

Menurutnya, momen Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai ketakwaan dan martabat kepada calon-calon pemimpin kepolisian masa depan.

Dari Masjid ke Lapangan

Yang menarik, penguatan mental melalui ibadah ini punya tujuan yang sangat konkret: memastikan setiap personel berpegang teguh pada nilai-nilai keimanan saat terjun ke lapangan.

"Harapannya, nilai-nilai luhur dari ibadah ini dapat terimplementasikan saat mereka berinteraksi dengan masyarakat," kata AKP Junedinoto.

Dengan begitu, mereka bisa menjadi sosok pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis serta berbudi luhur.

Pernyataan ini menegaskan visi besar Polres Pulang Pisau, menciptakan insan Polri yang tak hanya ditakuti karena wewenangnya, tapi juga dihormati karena akhlaknya.

Kegiatan keagamaan di bulan Ramadan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Polres Pulang Pisau dalam meningkatkan kualitas mental personelnya. Lebih dari itu, langkah ini juga menjadi strategi untuk mempererat hubungan emosional dengan masyarakat melalui citra kepolisian yang religius dan berintegritas.

Di tengah tantangan tugas pelayanan yang semakin kompleks, para polisi muda Pulang Pisau membuktikan bahwa kekuatan sejati seorang aparat penegak hukum tidak hanya terletak pada senjata dan seragam, tetapi juga pada keteguhan spiritual yang menjadi kompas moral dalam setiap pengambilan keputusan.

Ramadan kali ini menjadi saksi di balik sosok penegak hukum yang tegas, tersimpan jiwa-jiwa yang senantiasa mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....