Provinsi Penyelenggara PON 2028 Sudah Diputuskan, Kalteng Siapkan Strategi

  • 27 Jun 2026 19:04 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Penetapan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Provinsi DKI Jakarta sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 disambut positif kalangan olahraga di Kalimantan Tengah. Kepastian tersebut dinilai menjadi momentum bagi daerah untuk mulai menyusun strategi pembinaan atlet secara lebih terarah.

Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kalimantan Tengah, M. Samuel Rasad, mengatakan penetapan tuan rumah lebih awal memberikan kepastian bagi seluruh daerah dalam mempersiapkan atlet menghadapi PON 2028. Menurutnya, pembinaan prestasi harus dilakukan secara berkelanjutan dan tidak dapat dicapai secara instan.

"Kami akan melakukan pemetaan menuju babak kualifikasi dan Pra-PON, karena pencapaian prestasi dalam ajang multievent seperti PON tidak dapat diraih secara instan. Dibutuhkan proses pembinaan atlet yang dilakukan jauh hari sebelumnya agar kemampuan atlet berkembang secara optimal dan mampu bersaing dengan daerah lain," ujar Samuel, Jumat, 26 Juni 2026.

Selain pembinaan yang berkesinambungan, Samuel menilai dukungan sarana dan prasarana olahraga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas atlet. Ketersediaan fasilitas latihan yang memadai akan membantu atlet menjalani program latihan secara maksimal sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat nasional.

Ia menambahkan, dukungan anggaran juga menjadi salah satu kunci keberhasilan pembinaan olahraga prestasi. Anggaran tersebut diperlukan untuk memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari pelatihan, pemusatan latihan, keikutsertaan dalam kompetisi, hingga peningkatan kapasitas pelatih dan tenaga pendukung.

Samuel berharap penetapan NTT, NTB, dan DKI Jakarta sebagai tuan rumah PON XXII Tahun 2028 dapat memacu seluruh daerah, termasuk Kalimantan Tengah, untuk semakin serius mempersiapkan atlet terbaiknya. Dengan pembinaan yang terencana dan dukungan yang memadai, Kalteng optimistis mampu meningkatkan prestasi pada ajang PON mendatang.

Penetapan ketiga provinsi tersebut sebagai tuan rumah ditandai dengan penyerahan Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga kepada para gubernur daerah penyelenggara di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga. Penetapan lebih awal juga memberikan waktu yang cukup bagi setiap provinsi untuk menyusun program pembinaan atlet secara sistematis.

Kalangan olahraga menilai kepastian penyelenggara menjadi keuntungan bagi seluruh daerah dalam mempersiapkan atlet, pelatih, serta berbagai kebutuhan pendukung lainnya. Dengan persiapan yang lebih panjang, diharapkan kualitas pembinaan meningkat sehingga mampu menghasilkan prestasi yang lebih baik pada PON XXII Tahun 2028.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....