Fakta di Balik Padel yang Terlihat Mahal

  • 05 Mei 2026 13:16 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Olahraga padel semakin populer di Indonesia, namun juga sering dianggap sebagai olahraga kalangan atas. Hal ini tidak lepas dari biaya yang dibutuhkan untuk bermain padel yang relatif tinggi. Mulai dari sewa lapangan hingga perlengkapan, semuanya memerlukan biaya yang tidak sedikit. Kondisi ini membuat padel identik dengan gaya hidup masyarakat perkotaan.

Fasilitas padel umumnya berada di area eksklusif seperti klub olahraga atau kawasan elit. Hal ini membuat akses terhadap olahraga ini masih terbatas bagi sebagian masyarakat. Selain itu, perlengkapan seperti raket padel dan bola khusus juga memiliki harga yang cukup mahal. Faktor-faktor ini memperkuat citra padel sebagai olahraga premium.

Berdasarkan data terbaru tahun 2026 dan struktur organisasi International Padel Federation, Luigi Carraro menjelaskan bahwa perkembangan padel memang awalnya didominasi negara dengan fasilitas olahraga modern. “Akses dan infrastruktur menjadi faktor utama dalam perkembangan padel di suatu negara,” katanya. Rabu, 6 Mei 2026.

Di Indonesia, komunitas padel mulai berupaya memperluas akses agar lebih inklusif. Indonesia Padel Federation menyebutkan bahwa pembangunan lapangan baru terus dilakukan. Hal ini diharapkan dapat menekan biaya dan membuka peluang bagi lebih banyak masyarakat untuk bermain. Tren ini menunjukkan padel tidak hanya milik kalangan tertentu.

Meski begitu, citra sebagai olahraga “mahal” masih melekat di sebagian masyarakat. Faktor gaya hidup dan eksposur media sosial turut memperkuat persepsi tersebut. Namun, dengan perkembangan fasilitas dan komunitas, padel berpotensi menjadi olahraga yang lebih merakyat. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang ke depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....