Wapres RI Tinjau Perawatan Orangutan Terdampak Karhutla
- 13 Sep 2026 23:31 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, didampingi Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, meninjau langsung Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng yang dikelola Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), Kamis, 10 September 2026. Kunjungan dilakukan untuk memastikan penanganan orangutan terdampak kebakaran hutan dan lahan atau karhutla berjalan optimal, sekaligus mendukung pemulihan habitat satwa.
Di tengah kondisi kabut asap yang sempat menyulitkan pendaratan pesawat, Wapres tetap melanjutkan agenda kunjungannya di Kalimantan Tengah. Wapres datang bersama dokter hewan dan pegiat konservasi satwa dari Jakarta untuk melihat langsung kondisi orangutan serta kebutuhan penanganannya.
Selama berada di Nyaru Menteng, Wapres meninjau Forest School BOSF yang menjadi lokasi pembinaan 17 orangutan. Wapres juga melihat area Karantina Individu Orangutan, termasuk proses nebulisasi atau pemberian uap untuk membantu penanganan satwa yang mengalami gangguan akibat paparan asap.
Di area karantina, sekitar 90 orangutan menjalani perawatan di sejumlah kandang yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing satwa. Wapres berdialog dengan dokter hewan, relawan, dan tim konservasi mengenai kondisi serta kebutuhan perawatan orangutan.
Untuk mendukung penanganan satwa, Wapres menyerahkan sejumlah bantuan berupa obat-obatan, bawang bombay, dan alat nebulizer. Wapres menegaskan, penanganan karhutla harus dilakukan secara menyeluruh dengan melindungi masyarakat sekaligus memastikan satwa dan habitatnya tidak terabaikan.
“Perlindungan satwa dan pemulihan lingkungan adalah hal penting yang saling terkait. Termasuk penyembuhan hewan yang terluka serta penyediaan kembali sumber pakan, air dan ekosistem bagi satwa,” kata Wapres.
Wapres juga mengapresiasi dokter hewan, relawan, pecinta satwa, yayasan, dan seluruh pihak yang konsisten melakukan penyelamatan serta perawatan satwa di Kalimantan Tengah. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan karhutla tidak hanya melindungi masyarakat, tetapi juga menjaga satwa liar dan mempercepat pemulihan ekosistem yang terdampak. (BPMI Setwapres)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....