Wapres RI Temui Keluarga Petugas Gugur saat Tangani Karhutla

  • 13 Sep 2026 23:22 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya– Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, didampingi Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menemui keluarga almarhum Akhmad Rizani, petugas yang gugur saat menjalankan tugas dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Palangka Raya. Kunjungan tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan belasungkawa atas dedikasi dan pengorbanan almarhum dalam menjalankan tugas di garis depan penanganan karhutla.

Kehadiran Wapres dilakukan di sela kunjungan kerja meninjau penanganan karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan, termasuk Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat. Dalam pertemuan tersebut, Wapres Gibran menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan serta memberikan penghargaan atas jasa almarhum.

“Saya menyampaikan duka cita mendalam, saya mohon maaf atas kejadian ini dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas jasa-jasa beliau dalam penanganan karhutla,” ucapnya, Kamis, 10 September 2026

Selain menemui keluarga almarhum, Wapres juga berdialog dengan para petugas pemadam karhutla yang masih bertugas di lapangan. Wapres memberikan apresiasi dan dukungan moril atas kerja keras serta dedikasi petugas yang terus berupaya memadamkan titik api dan menangani dampak karhutla.

Wapres menegaskan, petugas lapangan merupakan ujung tombak dalam penanganan karhutla sehingga keselamatan dan kesehatan harus menjadi perhatian utama. Ia meminta seluruh petugas menggunakan alat pelindung diri atau APD sesuai prosedur serta menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan tugas.

“Terima kasih atas kerja keras Bapak Ibu dalam memadamkan titik api mulai dari awal terjadinya kebakaran. Bapak Ibu adalah ujung tombak pelaksana di lapangan. Mohon tetap jaga keselamatan dalam bekerja,” katanya.

Wapres juga menekankan penanganan karhutla harus dilakukan secara menyeluruh dan berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Selain pemadaman titik api, pemerintah perlu memastikan keselamatan masyarakat terdampak, memberikan perlindungan kepada kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil dan penyandang disabilitas, serta memperhatikan keberlangsungan hidup satwa liar dan kelestarian habitatnya.

Langkah penanganan harus terukur, efektif dan tepat sasaran, disertai komunikasi terbuka agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai kondisi karhutla dan upaya pemerintah.(BPMI Setwapres)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....