SDGs Action Awards 2026: Dorong Transparansi dan Inovasi Daerah
- 07 Agt 2026 15:01 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID. Palangka Raya – Kementerian PPN/Bappenas menggelar Kick Off Meeting Indonesia’s SDGs Action Awards 2026 dan memaparkan secara rinci metodologi penilaian yang akan digunakan dalam ajang penghargaan pembangunan berkelanjutan tersebut. Indonesia's SDGs Action Awards ini telah dilaksanakan sejak tahun 2022, dan tahun ini merupakan pelaksanaan yang ke-5 kalinya dengan mengusung tema Aksi Nyata untuk Akselerasi Pencapaian SDGs menuju 2030. Dalam laporannya Kepala Sekretariat Nasional SDGs Indonesia Punkas B. Ali menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan berbasis pendaftaran melalui platform daring https://sdgs-awards.bappenas.go.id. Peserta dari berbagai kategori akan mengisi formulir pertanyaan dan mengunggah dokumen pendukung sebagai bukti komitmen dan praktik terbaik (best practice) dalam pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Kategori Khusus Pemerintah Daerah Provinsi
Penilaian mencakup tiga aspek utama:
- Komitmen terhadap pelaksanaan SDGs di tingkat provinsi, termasuk koordinasi, publikasi, serta pembuatan RAD SDGs dan laporan monev.
- Best Practice, yaitu satu program unggulan yang dinilai berdasarkan unsur inovasi, partisipasi, manfaat, dan keberlanjutan.
- Kinerja Capaian SDGs (Key Performance Indicators), yang mengukur pencapaian indikator SDGs terpilih di daerah.
Bappenas juga menyiapkan penghargaan special mention bagi provinsi dengan inisiatif terbaik, sementara penilaian untuk kabupaten/kota dilakukan melalui sistem I-SIM dari PT Surveyor Indonesia.
Kategori Selain Pemerintah Daerah Provinsi
Penilaian bagi kementerian, lembaga, perguruan tinggi, perusahaan, koperasi, UMKM, organisasi masyarakat sipil, dan filantropi difokuskan pada dua aspek:
- Komitmen, mencakup internalisasi target SDGs dalam indikator kinerja, koordinasi, publikasi, serta rencana strategis keberlanjutan.
- Best Practice, yaitu satu kegiatan unggulan yang dinilai dari empat unsur utama: inovasi, partisipasi, manfaat, dan keberlanjutan.
Bobot dan pertanyaan penilaian disesuaikan dengan karakteristik masing-masing kategori agar mencerminkan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan.
Sementara itu tahapan pelaksanaan Indonesia’s SDGs Action Awards (SAA) 2026, yang menjadi panduan bagi seluruh peserta dari berbagai kategori dalam mengikuti proses seleksi penghargaan pembangunan berkelanjutan.
Dalam paparan yang disampaikan oleh Punkas B. Ali dari Bappenas, dijelaskan bahwa seluruh tahapan dilakukan secara terbuka dan berbasis digital melalui platform daring https://sdgs-awards.bappenas.go.id.
Tahapan Registrasi dan Pengisian
- Pendaftaran peserta dibuka mulai 6 Agustus 2026, dilanjutkan dengan verifikasi oleh panitia maksimal dalam waktu 2x24 jam.
- Peserta kemudian mengisi borang komitmen dan best practice serta mengunggah dokumen pendukung hingga 14 September 2026.
- Setelah pengisian selesai, seluruh data peserta akan masuk ke sistem penilaian untuk tahap berikutnya.
Tahapan Penilaian dan Seleksi
- Tahap penyisihan dilakukan oleh tim teknis yang menilai substansi komitmen dan praktik terbaik peserta, menghasilkan 10 besar tiap kategori pada September 2026.
- Selanjutnya, Dewan Juri Utama akan melakukan Focus Group Discussion (FGD) untuk menentukan 5 besar peserta yang berhak mengikuti tahap wawancara.
- Tahap wawancara berlangsung pada Oktober 2026, di mana juri menilai presentasi dan inovasi peserta secara langsung.
Penentuan Pemenang dan Penyerahan Penghargaan
- Dewan juri menetapkan pemenang terbaik I, II, dan III untuk setiap kategori, yang kemudian disahkan melalui keputusan Menteri PPN/Kepala Bappenas.
- Pengumuman dan penyerahan piala akan dilakukan pada SDGs Annual Conference (SAC) di awal November 2026.
Melalui metodologi yang transparan dan inklusif, SDGs Action Awards 2026 diharapkan menjadi katalis bagi kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan Indonesia yang berdaya, berkelanjutan, dan berkeadilan. Ajang ini menjadi momentum penting bagi kementerian, lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat sipil untuk menunjukkan komitmen nyata terhadap pembangunan berkelanjutan. SDGs Action Awards 2026 bukan sekadar kompetisi, tetapi gerakan kolaboratif menuju Indonesia yang lebih inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....