Kick Off Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik Tahun 2026
- 05 Jun 2026 20:10 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID. Palangka Raya - Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Republik Indonesia (KemenPANRB RI), Otok Kuswandaru menegaskan bahwa Transformasi Pelayanan Publik harus berjalan secara terukur, berkelanjutan dan harus berdampak kepada Masyarakat. Hal itu disampaikan Deputi Yanlik KemenPAN RB Otok Kuswandaru saat Kick Off meeting Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2026 Lingkup Kementerian/Lembaga yang berlangsung Jumat, 5 Juni 2026.
Ia menjelaskan sesuai arahan Bapak Presiden Republik Indonesia, yang kerap disampaikan dalam beberapa kesempatan bahwa tidak ada negara maju yang tidak unggul dalam memberikan pelayanan publik. Tidak ada negara maju kalau pemerintah yang lemah, birokrasi yang lemah. Oleh karena itu reformasi birokrasi harus terus diarahkan pada penguatan kapasitas kelembagaan, percepatan transformasi pelayanan publik, dan peningkatan kepercayaan publik melalui tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif dan kolaboratif.
“Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2026 ini perlu kita maknai selain sebagai kewajiban, mandat undang-undang namun juga sebagai instrument strategis untuk memastikan bahwa transformasi pelayanan publik berjalan secara terukur, berkelanjutan dan harus berdampak kepada Masyarakat,” ujarnya.
Ke depan kita tidak hanya berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada publik namun juga membangun keterpaduan layanan antar instansi menjadi focus agar Masyarakat memperoleh layanan yang sederhana, lebih cepat dan terintegrasi.
Pada kesempatan tersebut Otok Kuswandaru juga menambahkan, dari berbagai indikator kondisi pelayanan publik saat ini, menunjukan bahwa kualitas pelayanan publik nasional terus bergerak ke arah yang positif, Indeks Pelayanan Publik Nasional (IPP) Tahun 2025 meningkat menjadi 4,04 yang sebelumnya di Tahun 2024 4,02 sementara Indeks Kepuasan Masyarakat Nasional (IKM) Tahun 2025 89,45 sebelumnya di Tahun 2024 88,9.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....