BNN-Kemendikdasmen Luncurkan Kurikulum IKAN

  • 13 Feb 2026 03:59 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersinergi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN). Program ini merupakan bagian dari Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba (ANANDA BERSINAR).

Peluncuran yang berlangsung di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Jawa Timur, Kamis, 12 Februari 2026 tersebut, dihadiri sekitar 650 peserta dari berbagai unsur pemerintah dan satuan pendidikan. Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pencegahan narkoba sejak usia dini melalui jalur pendidikan formal.

Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, dalam keterangan resmi yang diterima RRI Palangka Raya, menegaskan bahwa integrasi materi anti narkoba ini akan masuk ke dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler tanpa harus menambah mata pelajaran baru. Hal tersebut bertujuan agar literasi bahaya narkoba menyatu dengan ekosistem belajar siswa.

"Ini bukan hanya seremonial biasa, tetapi sebagai bentuk manifestasi kerja kolektif kita semua bahwa negara telah membangun benteng intelektual dan moral bagi generasi penerus bangsa," ujar Suyudi dalam sambutannya.

Senada dengan hal Suyudi, Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, berharap integrasi kurikulum ini mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan berkarakter. Ia menekankan pentingnya lingkungan sekolah yang protektif terhadap pengaruh negatif.

"Program ini kami harapkan dapat membangun generasi yang kuat dengan menciptakan lingkungan sekolah dan budaya hidup yang sehat," ujar Abdul Mu’ti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....