KKP Bangun Tambak Udang Terintegrasi di Sumba Timur
- 13 Feb 2026 03:46 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi memulai pembangunan Kawasan Tambak Udang Terintegrasi (Integrated Shrimp Farming/ISF) di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Proyek strategis nasional ini menelan investasi fantastis mencapai 500 juta Dolar AS atau sekitar Rp7,2 triliun.
Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP, Tb Haeru Rahayu, menyatakan bahwa proyek ini dirancang untuk memperkuat struktur industri perikanan budi daya nasional dari hulu ke hilir. "Program ini merupakan program strategis pemerintah untuk memperkuat industri perikanan budi daya nasional secara berkelanjutan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," kata sosok yang akrab disapa Tebe tersebut dalam keterangan resmi yang diterima RRI, Rabu, 11 Februari 2026
Kawasan yang berdiri di atas lahan seluas 2.150 hektare tersebut akan menerapkan standar akuakultur modern. Fasilitas yang dibangun meliputi: intake air laut dan tandon utama, kolam budidaya intensif, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), fasilitas pendukung kawasan dan penghijauan, dan Pengadaan peralatan dan mesin modern.
Tebe menjelaskan bahwa proyek ini menjadi role model nasional dengan target produktivitas mencapai 55 ton per hektare per siklus. Dengan skala sebesar itu, total produksi udang diproyeksikan menyentuh angka 52.800 ton per tahun.
"Pembangunan kawasan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi udang nasional, tetapi juga pada penguatan sumber daya manusia lokal, penciptaan lapangan kerja, serta penerapan standar akuakultur yang baik (Good Aquaculture Practices), dan berkelanjutan," ujar Tebe.
Lokasi proyek mencakup Desa Palakahembi dan Kelurahan Watumbaka di Kecamatan Pandawai. Saat ini, konstruksi tahap awal telah dimulai dengan melibatkan puluhan alat berat serta mulai menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar.
Kepala Desa Palakahembi, Arif Maramba, menyambut positif kehadiran investasi besar ini di wilayahnya. Menurutnya, proyek ini memberikan harapan baru bagi kesejahteraan warga Sumba Timur.
"Kami optimistis pembangunan kawasan tambak udang terintegrasi ini akan menjadi penggerak ekonomi baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda di Sumba Timur," ucap Arif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....