Kesenian Dayak Hadir di Kampus dan Festival Eropa
- 10 Feb 2026 11:38 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kekayaan seni budaya Indonesia, khususnya budaya Dayak, mendapat tempat di hati warga kawasan Eropa Timur. Sanggar Seni Budaya Darung Tingang asal Palangka Raya, Kalimantan Tengah, beberapa kali melakukan kunjungan budaya ke Bulgaria dan negara-negara Eropa Timur lainnya sebagai duta seni budaya Dayak.
Terbaru, Sanggar Darung Tingang berkesempatan terlibat dalam rangkaian kegiatan budaya di Bulgaria. Sanggar yang dipimpin Siti Habibah, terdiri dari lima orang seniman, mengikuti dua agenda utama, yaitu Surva International Festival of Masquerade Games di Kota Pernik serta menyelenggarakan workshop tari tradisional Dayak di New Bulgarian University (NBU), Sofia, 23-25 Januari 2026.
Melalui rilis tertulis yang diterima RRI, Senin 9 Februari 2026, pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Sofia menyatakan kedua kegiatan tersebut menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan seni tradisional Indonesia kepada publik akademik maupun masyarakat luas Bulgaria. Hal ini menjadi bagian upaya KBRI Sofia untuk terus mengintensifkan pelaksanaan diplomasi publik melalui klaster diplomasi budaya.
Workshop tari dilaksanakan di Department of Theatre and Dance, New Bulgarian University (NBU). Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama dengan Prof. Anna Pampulova, dosen tari di NBU.
Dalam kegiatan ini, Darung Tingang memperkenalkan Tari Bawi Bahalai, salah satu tari tradisional Kalimantan Tengah yang mengandung nilai kebersamaan dan harmoni antara manusia dan alam. Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa dan menjadi bagian dari penguatan kerja sama kedua negara di bidang budaya dan pendidikan.

Ketua Sanggar Darung Tingang, Siti Habibah, mengatakan professor dan mahasiswa menilai workshop tersebut sebagai media pembelajaran kontekstual yang efektif dalam memperkenalkan seni tradisi berbasis kearifan lokal. "Melalui pendekatan partisipatif dan praktik langsung, Professor dan mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai nilai-nilai filosofis, simbolik, dan sosial yang terkandung di Tari Bahalai," kata Siti kepada RRI, Selasa, 10 Februari 2026.
Selain kegiatan akademik, Darung Tingang juga tampil dalam Surva International Festival of Masquerade Games. Ini adalah salah satu festival topeng terbesar di Eropa yang diikuti ratusan kelompok budaya dari berbagai negara.
Pada kesempatan tersebut, Darung Tingang menampilkan Topeng Babukung, tradisi ritual Dayak yang mencerminkan identitas budaya dan nilai spiritual masyarakat Kalimantan Tengah. Kehadiran Indonesia dalam festival ini memperkuat eksposur budaya Nusantara di tingkat internasional.
"Respon masyarakat yang menyaksikan pertunjukkan Tari Babukung yang kami bawakan di acara Surva Festival 2026 juga menunjukkan tingkat apresiasi yang tinggi," ujar Siti.
KBRI Sofia memandang partisipasi Sanggar Darung Tingang sebagai bagian dari strategi diplomasi budaya Indonesia yang bertujuan membangun pemahaman lintas budaya, mempererat hubungan antar masyarakat, serta meningkatkan citra positif Indonesia di luar negeri. Diplomasi budaya menjadi instrumen penting dalam menjangkau publik internasional secara inklusif dan berkelanjutan.
Keikutsertaan Darung Tinggang di Bulgaria juga mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung promosi budaya daerah ke mancanegara. Sanggar Darung Tingang telah 4 kali melakukan kunjungan budaya ke Bulgaria dan negara-negara Eropa Timur lainnya sebagai duta seni budaya Dayak atas dukungan pemerintah daerah.
Melalui kegiatan ini, KBRI Sofia berharap kerja sama budaya dan pendidikan antara Indonesia dan Bulgaria dapat terus berkembang serta memberikan kontribusi nyata bagi penguatan diplomasi publik Indonesia di kawasan Eropa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....