Tekan Emisi Karbon, Pertamina-PTPN III Kembangkan Proyek Energi Hijau

  • 08 Jul 2025 09:16 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya: Pertamina New and Renewable Energy (NRE) bersama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III Persero, mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 3 megawatt (MW).

Program energi ramah lingkungan ini, sebagai langkah untuk mendukung pemerintah dalam mengoptimalkan energi hijau.

Direktur Utama Pertamina NRE, John Anis, mengatakan proyek pengembangan PLTS tersebut berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara. Nantinya, pengoperasian PLTS ini diharapkan dapat menurunkan emisi karbon sebesar 4.100 Ton CO2e setiap tahunnya atau setara 102,5 ribu Ton CO2 selama 25 tahun.

“Harapannya, energi terbarukan yang kami sediakan dapat memberikan nilai tambah bagi industri yang ada di KEK Sei Mangkei. Kerja sama antara Pertamina dengan PTPN III (Persero) ini juga turut mendukung realisasi rencana usaha penyediaan tenaga listrik (RUPTL),” ucap John Anis, dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (8/7/2025).

Pertamina NRE juga melihat proyek ini sebagai upaya kolaborasi di sektor energi dan perkebunan. Selain pengembangan PLTS, pihaknya juga mengelola pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) berkapasitas 2,4 MW dengan memanfaatkan limbah cair kelapa sawit atau palm oil mill effluent (POME).

Sementara itu, Direktur Bisnis PTPN III (Persero), Ryanto Wisnuardhy, menjelaskan bahwa Energi Baru Terbarukan (EBT) yang dihasilkan dari tenaga surya secara alami tidak akan habis. Bahkan jika dikelola dengan baik, akan menjadi salah satu sumber energi yang relatif efisien dari segi teknis dan biaya pengembangan.

"PTPN III (Persero) bersama Pertamina NRE telah dan akan terus mengoptimalkan pemanfaatan EBT secara optimal di Indonesia,” kata Ryanto, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....