Ini Hasil Penelitian Gaya Kaligrafi Arab Khas Nusantara
- 31 Jan 2025 14:56 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Guru Besar Filologi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Oman Fathurrahman mengungkapkan hasil penelitiannya tentang kaligrafi Arab di Nusantara.
Berdasarkan naskah kuno atau manuskrip yang ditulis tangan, ditemukan ada gaya kaligrafi Arab yang berkembang di Nusantara dengan ciri khas tertentu.
Dikutip dari rilis resmi yang diterima RRI Palangka Raya, Jumat (31/1/2025), salah satu gaya kaligrafi huruf Arab dipelintir-pelintir merupakan hasil stilasi dari bentuk flora fauna. Hal ini disampaikan oleh Oman dalam Seminar Internasional bertema 'Kaligrafi dan Seni Islam, Harmoni Agama dan Budaya' di Jakarta, Kamis (30/1/2025).
"Sebelum abad ke-19, masih belum terlibat mengikuti kaidah kaligrafi klasik di Nusantara. Setelah itu, ada jejak kaligrafi berkaidah. Ada juga kombinasi antara kaligrafi gaya Naskhi dan Riqah," kata Oman, yang juga merupakan Pengasuh Pesantren Al-Hamidiyah, Depok.
Temuan itu menunjukkan, tradisi seni kaligrafi Arab di Indonesia juga berkontribusi dalam memperkaya ragam kaligrafi Arab di dunia Islam. Hal serupa juga terjadi di beberapa wilayah di dunia yang menerima dakwah Islam dan khat Arab untuk penulisan manuskrip.
Pada kesempatan yang sama, dalam seminar dijelaskan oleh Direktur Lembaga Kaligrafi Alquran Didin Sirojuddin bahwa seni kaligrafi Arab memang sangat adaftif dengan dinamika masing-masing negara.
Di Indonesia misalnya, seni kaligrafi masuk menjadi bagian yang dilombakan dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).
"Seni kaligrafi juga bisa diajarkan ke anak-anak dengan metode yang lebih cocok untuk mereka, seperti warna-warni," kata Didin.
Seminar Internasional bertema 'Kaligrafi dan Seni Islam, Harmoni Agama dan Budaya' merupakan salah satu acara yang digelar Kementerian Agama dalam mendukung event MTQ Internasional IV Tahun 2025 di Jakarta, 29 Januari hingga 1 Februari 2025.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....