Serap Tenaga Kerja, MBG Tak Timbulkan Inflasi
- 28 Jan 2026 22:24 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya : Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan, salah satu program dari Asta Cita Presiden RI yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk pelaksanaannya di Kalimantan Tengah telah berhasil menyerap tenaga kerja hingga sebanyak 2.554 petugas.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Kalteng, Herry Hernawan, berdasarkan data per 31 Desember 2025, sebanyak 67 SPPG aktif telah menyerap tenaga kerja sebanyak 2.554 petugas dan menggerakkan 406 Supplier yang telah melayani 186.711 penerima manfaat pada Kelompok yang terdiri dari balita, ibu hamil, ibu menyusui, siswa dari Paud hingga SMA serta Santri, SLB dan PKBM.
Dengan berjalannya program MBG di Kalteng, tentunya memerlukan bahan makanan seperti ayam, telur dan lain sebagainya sehingga dirinya berharap, kebutuhan ini bisa terus terpenuhi tanpa menimbulkan dampak inflasi yang tinggi.
"Kalau inflasi saya optimis masih bisa lah terjaga, karena kan kita sudah belajar dari kemarin kan mungkin kita karena MBG baru awal, ini tergagap-gagap lah itu wajar ya. Tapi kan sekarang kita sudah lihat ternyata ayamnya inflasi gitu ya, karena MBG permintaannya tinggi seperti itu ya nah ini dengan adanya pembelajaran dari 2025, nanti 2026 harusnya bisa sebagai titik mulai kita untuk mengatur nih tata kelolanya, distribusinya untuk kebutuhan MBG, seperti apa karena targetnya tuh banyak tuh SPPG-nya kita kan masih butuh ratusan lagi berarti masih banyak," katanya, Rabu 28 Januari 2025.
Program Makan Bergizi Gratis berpotensi memicu tekanan inflasi apabila tata kelola pengadaan bahan pangan tidak dilakukan secara terencana dan terkoordinasi. Dalam rangka pengendalian inflasi, pemerintah akan mempertimbangkan program-program yang ditujukan kepada pihak penyedia bahan pangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....