Tahun 2025 MBG Kalteng Jangkau 186 Ribu Penerima

  • 28 Jan 2026 16:18 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Tengah telah menjangkau 186.711 penerima manfaat hingga 31 Desember 2025. Program ini menjadi salah satu bentuk intervensi langsung pemerintah melalui belanja APBN untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Tengah, Herry Hernawan, menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG didukung oleh 67 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang aktif, melibatkan 2.554 tenaga kerja, serta 406 pemasok guna memastikan distribusi makanan bergizi berjalan merata.

Menurut Herry, MBG merupakan bagian dari belanja Kementerian/Lembaga yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat dan menjadi komponen penting dalam kinerja belanja APBN di Kalimantan Tengah.

“Penerima manfaat MBG terdiri dari berbagai kelompok, mulai dari balita, ibu hamil dan menyusui, siswa PAUD hingga SMA, santri, peserta didik SLB, serta PKBM,” ujarnya, Selasa, 27 Januari 2026.

Selain MBG, realisasi belanja Kementerian/Lembaga di Kalimantan Tengah juga difokuskan pada sektor pendidikan dan kesehatan. Belanja pendidikan tercatat sebesar Rp399,15 miliar atau 93,74 persen dari pagu, dengan alokasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk MI, MTs, MA, SMTK, dan SMAK sebesar Rp37,47 miliar.

Anggaran peningkatan sarana dan mutu pendidikan di sekolah serta perguruan tinggi keagamaan juga mencapai Rp205,36 miliar.

Sementara itu, sektor kesehatan menyerap anggaran sebesar Rp128,31 miliar atau 78,28 persen dari pagu, yang digunakan antara lain untuk penguatan laboratorium dan alat pengujian obat serta makanan senilai Rp6,02 miliar, serta pembinaan pendidikan tinggi Poltekkes Kemenkes sebesar Rp16,87 miliar.

Untuk sektor infrastruktur, belanja di Kalimantan Tengah tercatat mencapai Rp2,30 triliun atau 94,24 persen dari pagu, dengan alokasi terbesar untuk optimalisasi lahan dan cetak sawah senilai Rp821,89 miliar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....