Ini Upacara Adat di Kalteng yang Perlu Anda Ketahui
- 27 Agt 2024 17:23 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Indonesia memiliki beragam budaya, tradisi, keindahan alam yang indah dan memiliki adat istiadat yang syarat akan makna filosofis yang dalam. Di Kalimantan Tengah, beberapa upacara adat Suku Dayak yang berkaitan erat dengan kepercayaan masyarakat setempat juga perlu untuk diketahui.
1. Tiwah
Tiwah adalah upacara adat kematian atau pemakaman bagi Suku Dayak Pedalaman yang masih menganut kepercayaan Kaharingan. Tiwah merupakan warisan dari para leluhur yaitu serangkaian upacara untuk seseorang yang telah meninggal dan telah dikubur cukup lama, bahkan hanya menyisakan tulangnya saja.
Tujuan upacara ini untuk meluruskan perjalanan bagi roh atau arwah seseorang menuju lewu tatau atau dalam Bahasa Sangiang memiliki makna tempat kedamaian bersama Yang Maha Kuasa. Selain itu, ritual tiwah juga mengandung makna sebagai prosesi untuk membuang bala atau kesialan bagi keluarga yang ditinggalkan.
2. Pakanan Sahur Lewu
Pakanan luhur lewu adalah ritual untuk memberikan persembahan sebagai penghormatan bagi para leluhur desa untuk memohon perlindungan dan berkah bagi warga masyarakat setempat. Pakanan mengandung arti persembahan yang berupa sesajen.
Sahur yang artinya adalah leluhur atau dewa yang dipercaya untuk menjaga kehidupan manusia, memberikan kesehatan, keselamatan dan perdamaian serta berkah sedangkan lewu adalah sebuah kampung atau desa bermukimnya masyarakat.
3. Nahunan
Nahunan mengandung makna panca yadnya yakni suatu kurban suci bagi para dewa dalam ajaran Kaharingan. Disertai ucapan terima kasih bagi bidan dan ibunya, sehingga dari mulai proses kehamilan dan kelahiran berjalan dengan baik.
Ini memiliki pengajaran akan nilai-nilai luhur yang baik, syukur dan kasih sayang bagi sang ibu atas usaha dan jasa yang tidak terhingga. Ini juga bentuk rasa syukur bagi Sang Pencipta atas berkah keselamatan hingga lahir di dunia.
4. Manyanggar
Manyanggar adalah upacara adat yang biasa dilaksanakan ketika masyarakat akan membuka lahan baru untuk pertanian. Biasanya dilaksanakan ketika membangun tempat tinggal atau sebelum dilaksanakannya kegiatan masyarakat dalam skala yang besar.
Prosesi Manyanggar melingkupi pengorbanan hewan, sesajen berupa makanan, sesajen minuman dan sesaji berbentuk buah-buahan. Dipimpin oleh pemuka agama Kaharingan yang disebut mantir dan dilaksanakan di rumah sakral yang disebut sebagai pasah keramat.
Maknanya bahwa batasan antara dunia roh dan dunia manusia perlu untuk dibuat suatu rambu-rambu yang bertujuan agar keduanya tidak saling mengganggu dalam kehidupan masing-masing. Ritual ini juga dilaksanakan sebagai penghormatan terhadap batasan antara kehidupan roh dan kehidupan manusia.
5. Pakanan Batu
Pakanan batu diselenggarakan setelah masa panen usai. Upacara ini dimaknai sebagai rasa ungkapan syukur dan ucapan terima kasih kepada berbagai peralatan yang digunakan dari mulai bercocok tanam dan membersihkan lahan hingga masa panen tiba.
Sebuah alat yang dituakan dalam proses ritual bagi masyarakat Dayak adalah batu. Batu dipercaya sebagai sumber energi untuk kembali menajamkan alat-alat yang digunakan. Misalnya menajamkan parang, belayung, kapan dan peralatan dari besi lainnya.
Batu juga dianggap telah memberikan perlindungan bagi pengguna ketika sedang menggunakan peralatan, menjauhkan pengguna dari musibah saat membuka lahan atau ketika bercocok tanam.
6. Mantat Tu’Mate
Mantat Tu’mate adalah upacara untuk mengantarkan orang yang telah meninggal dunia untuk memperingati almarhum yang sudah meninggal dan lepas dari kehidupan dunia serta menuju ke kehidupan lain dengan diiringi doa. Prosesi ini dilakukan selama tujuh hari.
Keluarga dan penghantar akan menari-nari memutari jenazah sebanyak tiga kali dan diiringi musik tradisional Dayak. Tarian diikuti dengan doa dan menebas kayu yang nantinya kayu dibuang jauh sebagai simbol untuk membuang bala atau sial dan membuang semua perasaan di dunia.
Demikian beberapa upacara adat kalimantan tengah yang khas dan syarat akan makna filosofis yang dalam. (Sumber: Traveloka)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....