"Filosofi Teras" Buku Ajarkan Tentang Menjalani Kehidupan

  • 08 Mei 2025 09:03 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya: Buku Filosofi Teras karya Henry Manampiring mengajak pembaca untuk memahami konsep hidup dengan sikap "bodo amat" yang bijak. Konsep ini mengadopsi ajaran Stoicism dari filsuf Yunani-Romawi kuno, yang menekankan pentingnya mengendalikan reaksi terhadap peristiwa eksternal.

Dalam buku ini, menjelaskan bahwa stres bukanlah akibat dari peristiwa itu sendiri, melainkan dari persepsi kita terhadapnya. "Bukan stres yang membunuh kita, tapi reaksi kita terhadapnya," tulisnya. Pernyataan ini mengingatkan kita bahwa kendali atas diri sendiri lebih penting daripada mengubah situasi eksternal.

Selain itu, Manampiring juga mengutip Epictetus yang menyatakan, "Kamu tidak bisa dihina orang lain, kecuali kamu sendiri yang pertama-pertama menghina dirimu sendiri." Pernyataan ini menekankan bahwa perasaan terhina adalah hasil dari interpretasi kita sendiri terhadap tindakan orang lain.

Melalui pendekatan ini, Filosofi Teras mengajarkan kita untuk tidak terlalu terikat pada pendapat orang lain dan tidak membiarkan hal-hal eksternal mengganggu kedamaian batin kita.

Dengan mengadopsi sikap "bodo amat" yang bijak, kita dapat menjalani hidup dengan lebih tenang dan fokus pada hal-hal yang benar-benar penting.

Buku ini cocok bagi siapa saja yang ingin belajar mengendalikan emosi dan menghadapi tantangan hidup dengan sikap yang lebih bijaksana. Dengan gaya penulisan yang ringan dan penuh contoh kehidupan sehari-hari, Filosofi Teras menjadi panduan praktis untuk hidup yang lebih bermakna.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....