Udang Rebon Bahan Utama dari Terasi dan Kerupuk
- 04 Sep 2024 10:17 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Udang rebon memiliki bentuk yang sangat kecil, ukuran udang rebon yang kecil sering kali disamakan dengan udang ebi. Padahal, ebi dan ubang rebon memiliki perbedaan.
Memilih udang rebon harus hati –hati, sebab sama seperti memilih udang segar, apabila salah memilih udang rebon yang tidak segar, akan beresiko keracunan. Untuk memilih udang rebon bisa dilihat dari fisik, aroma atau baunya.
Jika dilihat secara kasat mata, udang rebon yang baik dan segar bentuknya masih utuh. Utuh disini artinya kepala, kaki dan badannya tidak terpisah atau tidak hancur. Warna badannya juga putih keabu-abuan bukan berwarna kekuningan.
Jika berwarna kekuningan itu tandanya udang rebon sudah tidak segar. Udang rebon yang segar juga bisa dicium dari aromanya. Pilihlah rebon yang baunya masih segar.
Biasanya, udang rebon sering diolah menjadi terasi. Rasa terasi dari udang rebon ini, memiliki rasa udang yang aromanya tidak terlalu menyengat karena menggunakan udang rebon yang segar. Terasi udang rebon banyak terdapat di Cirebon, Jawa Barat, tempat dimana udang rebon berasal.
Selain diolah menjadi terasi udang, udang rebon juga seringkali diolah menjadi kerupuk udang. Kerupuk udang yang dibuat dengan udang rebon rasanya lebih gurih meski sudah dicampur dengan tepung kanji sekalipun.
Meskipun memiliki ukuran kecil, udang rebon memiliki rasa yang lebih gurih dibandingkan dengan udang segar. Itulah mengapa banyak makanan seperti terasi atau kerupuk udang yang diolah menggunakan udang rebon.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....