Surabi Kue Manis Tradisional yang Populer
- 09 Jun 2024 16:03 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Surabi adalah jenis kue tradisional Indonesia yang berasal dari pulau Jawa, bahan utama untuk membuat surabi adalah tepung beras, santan kelapa, dan garam. Ada juga variasi lain seperti surabi manis yang diberi aroma pandan atau vanila.
Tradisionalnya, surabi dimasak dengan menggunakan periuk tanah liat kecil dan dipanggang di atas tungku arang atau kayu api, namun dalam era modern, sering digunakan wajan kecil. Surabi memiliki tekstur yang empuk dan rasanya manis, biasanya dijajakan di pagi hari.
Di kota cantik Palangka Raya, Surabi masih sering ditemukan. Nirmala salah seorang pecinta surabi mengatakan "Selain kelebihannya dalam rasanya, surabi juga dikenal karena keindahannya. Biasanya, surabi dibuat dalam bentuk segitiga atau bulat dengan ukuran yang sesuai dengan permukaan wajan yang digunakan. Setelah dimasak, surabi sering dihiasi dengan bahan tambahan seperti gula atau pandan untuk menambahkan aroma dan kelembutan. Rasa khas di surabi ini yang sangat saya sukai," ucapnya. Minggu (9/6/2024)
Surabi tidak hanya menjadi pilihan favorit di pulau Jawa tetapi juga telah menjangkau seluruh Indonesia serta di luar negeri, kue ini sering disajikan sebagai sarapan atau makan siang dan sering disertai dengan teh manis atau kopi untuk menambahkan nuansa baru untuk menikmati kenikmatan dari jajanan tradisional ini. "Di Palangka Raya sendiri selain surabi biasanya terdapat di pasar tradisional maupun jajanan pinggir jalan yang biasa ada di pagi hari," katanya.
Di Palangka Raya sendiri, surabi masih hidup nyata sebagai bagian dari budaya lokal. Dalam era modern yang sering kali mengesampingkan tradisi, penting untuk mempertahankan eksistensi jajanan tradisional seperti surabi, karena mereka tidak hanya memberikan kepuasan fisik tetapi juga mempererat ikatan sosial dan memelihara identitas budaya. "Banyak masyarakat yang menyukainya dan menghargai nilai-nilai yang terkandung dalam makanan tradisional ini," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....