Nasi Bungkus Daun Pisang Tetap Diminati, Ini Alasannya
- 28 Jun 2026 15:03 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Di tengah maraknya penggunaan kemasan modern berbahan plastik, nasi bungkus tradisional dengan balutan daun pisang masih tetap bertahan dan diminati masyarakat di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Selain dianggap lebih alami, makanan dengan bukngkus daun pisang juga dikenal memiliki aroma khas yang menjadi daya tarik tersendiri.
Nasi bungkus daun pisang umumnya berisi nasi kuning atau nasi putih dengan berbagai lauk pauk seperti ayam bumbu habang, telur, dan ikan gabus atau yang dikenal masyarakat lokal sebagai ikan haruan. Perpaduan tersebut menghadirkan cita rasa khas yang masih banyak dicari hingga saat ini.
Aroma khas yang muncul dari nasi bungkus daun pisang berasal dari proses alami ketika makanan panas bersentuhan langsung dengan permukaan daun. Hal ini menciptakan wangi yang dianggap mampu meningkatkan selera makan.
Salah satu pedagang nasi kuning di Perumahan Marina Permai Palangka Raya, Mama Imai mengaku tetap mempertahankan penggunaan daun pisang sebagai pembungkus dagangannya meski harga bahan tersebut terkadang meningkat.
“Banyak pelanggan yang bilang kalau pakai daun pisang aromanya lebih enak dan lebih khas. Itu yang membuat mereka tetap kembali membeli,” ujar Mama Imai kepada RRI.
Selain dari sisi rasa, penggunaan daun pisang juga dinilai lebih ramah lingkungan. Berbeda dengan plastik yang membutuhkan waktu lama untuk terurai, daun pisang merupakan bahan organik yang mudah terurai secara alami.
Sejumlah kajian juga menyebutkan bahwa penggunaan daun pisang sebagai pembungkus makanan relatif aman karena tidak mengandung bahan kimia tambahan seperti pada beberapa kemasan sintetis.
Hingga kini, nasi bungkus daun pisang masih menjadi bagian dari kekayaan kuliner tradisional yang terus bertahan di tengah perubahan zaman. Kesederhanaannya justru menjadi daya tarik yang membuat makanan ini tetap diminati masyarakat, khususnya di Kalimantan Tengah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....