Tidak Semua Pisang Bisa Direbus
- 18 Mei 2026 05:28 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Hidangan pisang rebus memang menjadi teman setia minum kopi di pagi hari, namun ternyata tidak semua jenis buah pisang cocok untuk diolah dengan cara direbus.
Banyak warga yang kecewa karena hasil rebusan pisangnya menjadi lembek, hancur, atau bahkan terasa sepat. Kegagalan ini terjadi karena karakteristik daging dan kandungan pati pada setiap jenis pisang berbeda-beda.
Pakar kuliner menjelaskan bahwa hanya pisang dengan kandungan pati tinggi dan kadar air rendah yang ideal untuk direbus atau dikukus. Jenis pisang seperti pisang kepok, pisang tanduk, dan pisang raja adalah varietas terbaik yang teksturnya justru semakin kenyal dan manis setelah dipanaskan. Sebaliknya, pisang meja seperti pisang ambon atau pisang cavendish akan langsung hancur dan berair jika dipaksa masuk ke dalam air mendidih.
Selain faktor jenis, tingkat kematangan buah juga sangat memengaruhi hasil akhir dari proses perebusan di dapur. Pisang yang terlalu matang akan membuat kulitnya pecah dan air rebusan masuk ke dalam daging buah, membuatnya menjadi benyek.
Waktu perebusan yang ideal biasanya berkisar antara 10 hingga 15 menit saja menggunakan api sedang agar nutrisi di dalamnya tidak hilang. Masyarakat dihimbau untuk lebih jeli saat membeli pisang di pasar jika tujuannya adalah untuk diolah menjadi camilan hangat.
Mengenali ciri fisik buah, seperti ketebalan kulit dan bentuk siku pada buah, bisa menjadi panduan praktis agar tidak salah pilih. Edukasi sederhana seperti ini sangat bermanfaat bagi ibu rumah tangga maupun pelaku UMKM kuliner tradisional agar tidak rugi materi.
Memilih bahan baku yang tepat terbukti menjadi kunci utama dalam menyajikan kuliner tradisional yang lezat dan menggugah selera. Dengan memahami karakter setiap buah, kebiasaan memasak di rumah akan menjadi lebih menyenangkan dan minim kegagalan. Kini, warga bisa lebih percaya diri menyajikan sepiring pisang rebus hangat yang nikmat dan bertekstur sempurna untuk keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....