Menyimpan Daging Kurban agar Tetap Segar dan Tahan Lama

  • 09 Mei 2026 22:58 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Menjelang Hari Raya Idul Adha, masyarakat mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan, termasuk cara menyimpan daging kurban dengan benar agar tetap segar dan aman dikonsumsi.

Momentum pembagian daging kurban setiap tahun kerap membuat sebagian warga menerima daging dalam jumlah cukup banyak sehingga membutuhkan penanganan penyimpanan yang tepat.

Penyimpanan daging kurban yang baik penting dilakukan untuk menjaga kualitas, rasa, dan kandungan gizinya. Salah satu langkah yang dianjurkan adalah tidak langsung mencuci daging sebelum disimpan.

Daging yang dicuci sebelum masuk lemari pendingin justru dapat mempercepat pertumbuhan bakteri karena kondisi daging menjadi lebih lembap.

Selain itu, daging sebaiknya dipotong sesuai kebutuhan dan disimpan dalam wadah tertutup atau plastik khusus makanan. Pemisahan berdasarkan ukuran sekali masak juga dinilai lebih praktis karena daging tidak perlu berulang kali dikeluarkan dan dibekukan kembali. Metode ini dapat membantu menjaga tekstur serta kesegaran daging lebih lama.

Untuk penyimpanan jangka pendek, daging dapat diletakkan di chiller dengan suhu sekitar 0 hingga 4 derajat Celsius dan bertahan hingga beberapa hari. Sementara untuk penyimpanan lebih lama, masyarakat disarankan menyimpan daging di freezer dengan suhu beku agar kualitasnya tetap terjaga selama beberapa bulan.

Masyarakat juga diimbau memperhatikan kebersihan tempat penyimpanan dan memastikan lemari pendingin bekerja dengan baik. Dengan cara penyimpanan yang tepat, daging kurban tidak hanya lebih awet, tetapi juga tetap aman dan lezat saat diolah menjadi berbagai hidangan khas Iduladha bersama keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....