Mengolah Kulit Cempedak Menjadi Hidangan Lezat
- 27 Apr 2026 11:29 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pemanfaatan kulit cempedak sebagai bahan sayur semakin dikenal di kalangan masyarakat, khususnya di wilayah Kalimantan.
Bagian dalam kulit cempedak yang bertekstur lembut kerap diolah menjadi hidangan lezat, seperti digoreng, ditumis atau sayur dengan santan.
Selain sebagai upaya mengurangi limbah makanan, pemanfaatan ini juga dinilai memiliki nilai gizi yang bermanfaat bagi tubuh.
Dari berbagai sumber pangan dan kesehatan, kulit cempedak mengandung serat yang cukup tinggi serta sejumlah vitamin dan mineral.
Kandungan serat tersebut berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan, membantu melancarkan buang air besar, serta mencegah sembelit. Selain itu, serat juga dapat membantu mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh jika dikonsumsi secara rutin dan seimbang.
Tidak hanya itu, kulit cempedak juga memiliki kandungan senyawa alami yang bersifat antioksidan. Senyawa ini membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang dapat memicu berbagai penyakit kronis.
| Baca juga: Kenali Bagian Ayam dan Cara Masaknya |
Beberapa sumber juga menyebutkan bahwa konsumsi sayuran berbasis bahan lokal seperti ini dapat mendukung pola makan sehat dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Dalam praktiknya, kulit cempedak biasanya diolah dengan cara direbus terlebih dahulu untuk menghilangkan getah dan rasa pahit, kemudian dimasak sesuai selera.
Hidangan ini kerap dipadukan dengan santan dan bumbu rempah khas daerah, sehingga menghasilkan cita rasa gurih yang khas. Selain lezat, olahan ini juga menjadi contoh kearifan lokal dalam memanfaatkan seluruh bagian bahan pangan.
Meski demikian, para ahli menyarankan agar pengolahan kulit cempedak dilakukan secara higienis dan dimasak hingga matang sempurna. Hal ini penting untuk memastikan keamanan konsumsi serta menghindari zat yang dapat menimbulkan gangguan pencernaan.
Dengan pengolahan yang tepat, kulit cempedak dapat menjadi alternatif sayuran bergizi yang mendukung ketahanan pangan berbasis bahan lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....