Wadi Patin, Kuliner Fermentasi Khas Kalimantan Tengah
- 02 Feb 2026 22:12 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Wadi patin merupakan makanan khas Kalimantan Tengah yang perlu terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya daerah. Kuliner ini berbahan dasar ikan yang difermentasi dan memiliki cita rasa unik, gurih, serta khas.
Pelaku usaha Wadi Patin Borneo, Yessi Taras Tuty, mengatakan wadi menjadi inovasi masyarakat Kalimantan Tengah di masa lalu untuk mengawetkan bahan pangan. Inovasi ini lahir di tengah keterbatasan alat dan teknologi penyimpanan makanan segar.
"Pertama-tama wadi ini kan ikan yang difermentasi, untuk zaman sebelum ada lampu atau listrik. Jadi kalau dulu itu dapat ikan melimpah jadi dibuatlah fermentasi supaya dalam jangka waktu lama mereka masih bisa mengonsumsi ikan," katanya, saat menjadi narasumber di UMKM Bicara di Pro 1 RRI Palangka Raya, Senin, 2 Februari 2026.
Yessy menambahkan, wadi patin merupakan warisan kuliner lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat. Karena itu, ia termotivasi untuk memproduksi beragam olahan wadi patin agar tetap dikenal dan dikonsumsi masyarakat luas.
"Motivasi saya pertama kali supaya wadi patin ini tetap bisa dinikmati semua orang. Itu motivasi saya pertama itu ingin melestarikan kuliner lokal tetap disukai," katanya.
Selain menjaga kelestarian budaya, pengembangan wadi patin juga membuka peluang ekonomi bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Usaha ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal Kalimantan Tengah.
Melalui pelestarian dan inovasi kuliner tradisional seperti wadi patin, kekayaan budaya daerah dapat terus hidup di tengah perkembangan zaman. Wadi patin pun tidak hanya menjadi makanan khas, tetapi juga sumber kebanggaan dan penggerak ekonomi lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....