Lumpia dan Risoles, Sekilas Mirip Namun Berbeda
- 30 Des 2025 20:40 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Lumpia dan risoles kerap dianggap sama karena sama-sama berbentuk gulungan dan sering hadir sebagai camilan favorit masyarakat Indonesia.
Namun, di balik tampilannya yang serupa, kedua kudapan ini memiliki sejarah, bahan, dan cita rasa yang berbeda. Perbedaan tersebut menarik untuk dikenali agar penikmat kuliner tidak lagi keliru menyebut atau memilihnya.
Lumpia dikenal sebagai makanan hasil akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa, terutama populer di Semarang. Kulit lumpia terbuat dari adonan tepung terigu yang sangat tipis dan lentur, kemudian diisi rebung, telur, udang, atau daging ayam.
Lumpia bisa disajikan dalam kondisi digoreng maupun basah, dengan cita rasa gurih yang cenderung ringan dan segar.
Sementara itu, risoles berasal dari pengaruh kuliner Eropa, khususnya Belanda, yang kemudian beradaptasi dengan selera lokal.
Kulit risoles dibuat dari adonan dadar yang lebih tebal dan lembut, lalu diisi ragout berisi sayuran, ayam, atau daging. Setelah digulung, risoles dilapisi tepung panir sebelum digoreng sehingga menghasilkan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam.
Perbedaan lainnya terletak pada sensasi rasa dan penyajian. Lumpia biasanya disajikan dengan saus kental manis atau cabai rawit, menonjolkan rasa isian yang alami.
Risoles lebih sering disantap dengan saus sambal atau mayones, menghadirkan perpaduan gurih dan creamy yang khas. Tekstur kulit juga menjadi pembeda utama saat pertama kali digigit.
Mengenal perbedaan lumpia dan risoles membantu masyarakat lebih menghargai kekayaan kuliner Nusantara yang dipengaruhi berbagai budaya.
Meski berbeda asal dan karakter, keduanya tetap menjadi camilan favorit lintas generasi. Pada akhirnya, pilihan kembali pada selera, apakah menyukai lumpia yang ringan atau risoles yang kaya rasa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....