BPKP Kalteng Dorong Optimalisasi PAD Melalui Sharing Session
- 26 Mei 2026 10:14 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan sharing session terkait strategi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Dalam kegiatan ini, BPKP menghadirkan narasumber dari berbagai daerah untuk berbagi pengalaman dan strategi meningkatkan PAD melalui optimalisasi pajak bahan bakar kendaraan bermotor, pajak alat berat, serta pajak mineral bukan logam dan batuan.
Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Tengah, Ilham Nurhidayat, mengatakan kegiatan ini menjadi upaya strategis untuk membangun ekosistem perekonomian yang mandiri di Kalimantan Tengah. Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan di tengah kondisi efisiensi anggaran dan tingginya ketergantungan fiskal daerah terhadap pemerintah pusat.
“Kita dorong untuk bisa saling sharing, berkreasi, misalkan di daerah A bisa kok, misalkan ada tadi potensi tentang alat berat, tentang MLB, karena ada komitmen, ada sistem, ada ekosistem yang dibangun. Kalau mereka bisa, kenapa yang lain nggak. Kita ingin mengkapitalisasi praktik-praktik baik yang tersebar di Pemda, tidak hanya di Kalteng tapi seluruh Indonesia,” katanya, usai ditemui setelah acara, Senin, 25 Mei 2026.
Sementara itu, Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur, Abdul Rahman Ismail, yang menjadi salah satu tamu undangan dalam kegiatan ini mengatakan praktik-praktik yang dibagikan para narasumber sangat bermanfaat. Ia menilai strategi yang disampaikan dapat disesuaikan dengan potensi sumber daya alam yang menjadi komoditas unggulan Kalimantan Tengah dalam mendatangkan PAD.
“Tentunya kegiatan ini banyak sekali manfaat yang kita bisa rasakan karena dari narasumber. Ada tiga narasumber yang disampaikan tadi, itu semua merupakan contoh baik atau best practice. Dengan harapan apa yang telah disampaikan ke para narasumber tadi, bisa kita implementasikan di daerah kita di Provinsi Kalimantan Tengah dan juga seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah,” katanya.
Melalui kegiatan ini, BPKP Kalteng berharap pemerintah daerah dapat lebih inovatif dalam menggali potensi pendapatan daerah. Kolaborasi antar daerah juga dinilai penting agar praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan pajak dan pendapatan dapat diterapkan secara lebih luas.
Sharing session tersebut menjadi ruang diskusi bagi pemerintah daerah untuk saling bertukar pengalaman dan solusi dalam meningkatkan PAD. Dengan adanya sinergi antara BPKP Kalteng dan pemerintah daerah, diharapkan kemandirian fiskal di Kalimantan Tengah dapat terus meningkat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....