Ekonomi Palangka Raya Tumbuh 6,62 Persen, Jasa Penopang Utama
- 06 Agt 2025 18:19 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Pertumbuhan ekonomi Kota Palangka Raya tercatat mencapai 6,62 persen pada tahun 2024, jauh melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya berada di angka 4,87 persen. Capaian ini dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palangka Raya pada pertengahan tahun ini.
Kepala BPS Kota Palangka Raya, Amos Adam Residul, dalam dialog Kalteng Menyapa di Pro 1 RRI, Rabu (6/8/2025), mengungkapkan bahwa Kota Palangka Raya memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari kabupaten lain di Kalimantan. Menurut Amos, sektor jasa menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi dengan kontribusi sebesar 75,11 persen, disusul sektor sekunder sebesar 21 persen, dan sektor primer seperti pertanian dan pertambangan yang hanya menyumbang 3,70 persen.
“Kami di BPS berkomitmen untuk terus menyediakan data yang dibutuhkan pemerintah daerah, agar dapat direspons dengan kebijakan yang tepat berdasarkan analisis di balik capaian angka pertumbuhan ekonomi tersebut,” ujar Amos.
Sementara itu, pengamat ekonomi Kalimantan Tengah, Fitria Husnatarina, mengingatkan pentingnya analisis mendalam terhadap data pertumbuhan ekonomi yang tinggi tersebut. Fitria menyoroti dominasi sektor jasa yang sebagian besar melibatkan pelaku UMKM dan kegiatan musiman.
Ia mempertanyakan apakah sektor ini mampu bertahan bila kegiatan tahunan yang mendongkrak ekonomi, seperti event besar, tidak konsisten dilakukan. “Jika tidak dikelola dengan baik, ketergantungan pada sektor jasa musiman dapat memicu kesenjangan sosial antar kelompok, dari bawah hingga atas,” ucapnya.
Fitria juga menegaskan bahwa pengambilan keputusan berbasis data yang akurat sangat penting untuk memastikan kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. “Dengan kebijakan berbasis data yang kuat, pemerintah dapat menetapkan prioritas secara tepat dan merangkul seluruh lapisan masyarakat,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....