Hindari Risiko Kanker, Perhatikan Jenis Makanan yang Dikonsumsi
- 27 Mei 2024 22:09 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Dalam upaya pencegahan kanker, penting bagi kita untuk memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Melansir Kementerian Kesehatan, makanan yang mengandung karsinogenik tinggi berisiko mengakibatkan kanker.
Karsinogenik bersumber dari zat-zat kimiawi hingga radiasi matahari, bahkan 95 persen dioksin (zat karsinogenik) masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan. Beberapa lainnya dari sistem pernapasan dan kulit. Untuk itulah kita perlu menjaga asupan makanan agar terhindar dari zat-zat yang dapat memicu terjadinya kanker.
Melansir Healthline, beberapa jenis makanan berikut telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker, sehingga mengurangi konsumsinya dapat membantu mengurangi risiko tersebut.
Makanan Olahan
Makanan yang diolah secara berlebihan, seperti makanan yang digoreng, makanan cepat saji, dan makanan kaleng, seringkali mengandung bahan tambahan yang dapat meningkatkan risiko kanker. Mengurangi konsumsi makanan olahan dapat membantu menjaga kesehatan dan mengurangi risiko kanker.
Daging Merah dan Olahannya
Konsumsi daging merah dan olahannya seperti daging sapi, daging babi, dan daging olahan seperti sosis dan ham telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker, terutama kanker usus besar. Mengurangi asupan daging merah dan menggantinya dengan sumber protein nabati seperti kacang-kacangan, tahu, dan tempe dapat membantu mengurangi risiko tersebut.
Makanan Tinggi Lemak
Makanan tinggi lemak, terutama lemak jenuh dan trans, telah terbukti meningkatkan risiko beberapa jenis kanker, termasuk kanker payudara dan kanker prostat. Mengonsumsi makanan rendah lemak dan memilih lemak sehat seperti lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda dari sumber seperti alpukat, kacang-kacangan, dan ikan berlemak dapat membantu mengurangi risiko tersebut.
Minuman Manis
Minuman bersoda dan minuman manis lainnya mengandung gula tambahan yang tinggi dan sering kali memiliki sedikit nilai gizi. Konsumsi minuman manis telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker, terutama kanker mulut dan tenggorokan. Menggantinya dengan air putih, teh herbal, atau minuman rendah gula lainnya dapat membantu menjaga kesehatan dan mengurangi risiko kanker.
Dengan memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi dan mengurangi konsumsi makanan yang berpotensi meningkatkan risiko kanker, kita dapat membantu menjaga kesehatan dan mengurangi risiko penyakit yang serius ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....