Penyebab Rambut Menipis pada Pria, Ketahui Cara Mengatasinya

  • 03 Okt 2026 17:48 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Rambut menipis merupakan kondisi yang umum dialami pria, terutama seiring bertambahnya usia. Salah satu penyebab yang sering terjadi adalah kebotakan pola pria atau androgenetic alopecia yang berkaitan dengan faktor genetik dan hormon.

Dilansir dari laman Healthline, kebotakan pada pria, hormon androgen seperti testosteron dan dihidrotestosteron atau DHT dapat memengaruhi siklus pertumbuhan rambut. Selain faktor hormonal dan genetik, kurang tidur, stres, paparan sinar ultraviolet, polusi udara, serta kekurangan nutrisi juga dapat berkontribusi terhadap kerontokan rambut.

Beberapa cara dapat dilakukan untuk menyamarkan area rambut yang menipis, seperti memilih gaya rambut yang memberikan kesan lebih bervolume. Penggunaan semprotan pewarna kulit kepala, wig, atau teknik penataan rambut tertentu juga dapat membantu mengurangi tampilan rambut yang menipis.

Penanganan rambut menipis juga dapat dilakukan dengan sejumlah pilihan perawatan, salah satunya minoxidil yang dioleskan pada kulit kepala. Healthline menyebutkan bahwa minoxidil telah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat atau FDA untuk penggunaan di rumah dan dapat membantu meningkatkan pertumbuhan rambut pada area yang menipis.

Perawatan lain yang disebutkan meliputi pijat kulit kepala, penggunaan sampo yang membantu memberikan volume, serta minyak esensial tertentu yang telah diteliti untuk mendukung pertumbuhan rambut. Namun, penggunaan suplemen vitamin sebaiknya dilakukan dengan berkonsultasi kepada dokter karena bukti mengenai efektivitasnya terhadap pertumbuhan kembali rambut masih terbatas.

Dalam kondisi tertentu, dokter dapat mempertimbangkan obat resep, terapi laser, atau transplantasi rambut sesuai penyebab dan kondisi pasien. Transplantasi rambut merupakan tindakan medis yang memiliki risiko, sehingga perlu dilakukan dengan pertimbangan dan penanganan tenaga medis yang kompeten.

Kerontokan rambut yang terjadi dalam jumlah besar, muncul dalam bentuk bercak, atau disertai gejala seperti kelelahan dan perubahan berat badan yang tidak biasa perlu mendapat perhatian medis. Konsultasi dengan dokter juga dianjurkan apabila perawatan yang dilakukan tidak menunjukkan perkembangan atau kerontokan rambut mulai mengganggu aktivitas dan kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....