Manfaat Kopi bagi Kesehatan Menurut Penelitian, Bantu Turunkan Berat Badan

  • 30 Sep 2026 17:09 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kopi merupakan salah satu minuman yang banyak dikonsumsi dan dikenal karena kandungan kafeinnya. Selain membantu meningkatkan energi, konsumsi kopi juga dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan berdasarkan berbagai penelitian.

Dilansir dari laman Healthline, kafein dalam kopi bekerja dengan menghambat reseptor adenosin di otak sehingga dapat membantu mengurangi rasa lelah dan meningkatkan kewaspadaan. Kandungan tersebut juga berpotensi meningkatkan daya tahan tubuh saat berolahraga, termasuk memperpanjang waktu hingga mengalami kelelahan.

Konsumsi kopi secara rutin juga dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2. Salah satu tinjauan terhadap 30 penelitian menemukan bahwa setiap tambahan satu cangkir kopi per hari berkaitan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2 sebesar enam persen.

Kopi juga berpotensi mendukung kesehatan otak dan fungsi kognitif. Sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi kafein berkaitan dengan risiko lebih rendah terhadap penyakit Parkinson, demensia, serta beberapa gangguan kognitif, meskipun hasil penelitian mengenai manfaat tersebut masih beragam.

Selain itu, kopi dapat berperan dalam pengelolaan berat badan dan kesehatan hati. Beberapa penelitian mengaitkan konsumsi kopi dengan berkurangnya lemak tubuh, sementara penelitian lain menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi kopi dan penurunan kekakuan hati yang menjadi salah satu indikator fibrosis.

Konsumsi kopi juga dikaitkan dengan kesehatan jantung dan risiko kematian yang lebih rendah dalam sejumlah penelitian. Tinjauan penelitian menunjukkan konsumsi sekitar tiga hingga lima cangkir per hari berkaitan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah, sedangkan konsumsi dua hingga empat cangkir sehari dikaitkan dengan penurunan risiko kematian secara keseluruhan.

Meski memiliki berbagai potensi manfaat, konsumsi kopi tetap perlu disesuaikan dengan kondisi dan toleransi masing-masing orang. Healthline menyebut sekitar tiga hingga empat cangkir per hari umumnya aman bagi sebagian besar orang dewasa, tetapi ibu hamil atau menyusui serta orang dengan kondisi kesehatan tertentu mungkin perlu membatasi asupan kafein.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....