Tercampur Asin, Kualitas Air Kobar Hanya Bisa MCK

  • 28 Sep 2026 18:37 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Direktur Perumdam Tirta Arut Pangkalan Bun , Sapriansyah, menegaskan bahwa ketersediaan air baku masih aman untuk masyarakat meski kemarau panjang, hanya kualitas air tidak layak untuk di konsumsi hanya untuk kebutuhan Mandi, Cuci dan Kakus (MCK), pasalnya saat sebagian penyaluran air dari Perumdam Tirta Arut telah Intrusi air laut hingga air terasa asin atau payau.

"Air baku kita masih tersedia dan cukup untuk masyarakat. Namun, ada sebagian wilayah yang kualitas airnya terdampak intrusi air laut sehingga terasa asin atau payau. Untuk air seperti ini penggunaannya hanya untuk kebutuhan MCK,” ujarnya, Senin 28 September 2026.

Menurutnya, intrusi air laut terjadi karena kondisi kemarau panjang yang menyebabkan debit air tawar menurun. Akibatnya, air laut masuk ke wilayah perairan yang menjadi sumber air baku dan memengaruhi kualitas air.

Perumdam Tirta Arut terus melakukan pemantauan terhadap kondisi air baku dan kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan. Masyarakat juga diimbau memperhatikan kondisi air sebelum digunakan, terutama untuk kebutuhan konsumsi.

Sapriansyah menambahkan, pihaknya akan terus berupaya menjaga pelayanan distribusi air kepada masyarakat di tengah kondisi kemarau dan memastikan ketersediaan air tetap dapat memenuhi kebutuhan pelanggan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....