Mengenal Cortisol Belly, Lemak Perut yang Muncul Akibat Stress
- 06 Sep 2026 00:01 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Istilah cortisol belly semakin sering digunakan untuk menggambarkan penumpukan lemak di sekitar perut yang dikaitkan dengan stres dan hormon kortisol. Namun, istilah tersebut bukanlah diagnosis medis resmi dan kondisi lemak perut tidak selalu disebabkan oleh tingginya kadar kortisol.
Dilansir dari laman Everyday Health, kortisol merupakan hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal dan berperan penting dalam mengatur respons tubuh terhadap stres, tekanan darah, kadar gula darah, serta metabolisme energi. Hormon ini sebenarnya dibutuhkan tubuh, tetapi kadar kortisol yang terus-menerus tinggi dapat memengaruhi berbagai proses tubuh, termasuk nafsu makan dan penyimpanan lemak.
Stres berkepanjangan dapat membuat seseorang mengalami perubahan kebiasaan yang berpengaruh terhadap berat badan. Kurang tidur, menurunnya aktivitas fisik, serta meningkatnya keinginan mengonsumsi makanan tinggi kalori dapat terjadi ketika seseorang berada dalam tekanan dalam waktu lama.
Penumpukan lemak di area perut juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, seperti pola makan, aktivitas fisik, usia, faktor genetik, perubahan hormon, dan kondisi kesehatan tertentu. Karena itu, perut yang membesar tidak dapat dijadikan tanda pasti bahwa seseorang memiliki kadar kortisol yang tinggi.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah lemak viseral, yaitu lemak yang tersimpan lebih dalam di rongga perut dan berada di sekitar organ tubuh. Kondisi ini berbeda dengan lemak subkutan yang berada tepat di bawah kulit, sehingga pengelolaan berat badan sebaiknya tidak hanya berfokus pada tampilan perut.
Untuk membantu menjaga berat badan dan mengelola dampak stres, seseorang dapat menerapkan pola makan seimbang, rutin melakukan aktivitas fisik, serta mencukupi kebutuhan tidur. Mengelola stres melalui kegiatan yang menenangkan juga dapat membantu menjaga kesehatan secara keseluruhan, meskipun tidak ada metode instan yang terbukti dapat secara khusus menghilangkan cortisol belly.
Jika kenaikan berat badan di bagian tengah tubuh terjadi secara cepat atau disertai gejala lain yang tidak biasa, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Kondisi kortisol yang benar-benar berlebihan dapat berkaitan dengan gangguan medis tertentu, sehingga pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui penyebabnya dan menentukan penanganan yang tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....