Menjaga Kebersihan Belakang Telinga, Mencegah Bau dan Iritasi Kulit
- 23 Agt 2026 15:36 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Area belakang telinga dan celah cuping sering kali terlewatkan saat mandi. Padahal, bagian tubuh ini memiliki kelenjar minyak (sebasea) yang sangat aktif.
Keringat dan minyak alami tubuh terus diproduksi di area tersebut sepanjang hari. Tanpa pembersihan yang rutin, campuran minyak dan kelembapan ini menjadi media ideal bagi kuman untuk menempel.
Penumpukan sebum tidak bekerja sendiri. Sisa produk perawatan sehari-hari, seperti sampo, kondisioner, cat rambut, hingga produk tata rambut (hair styling), kerap tertinggal di lipatan belakang telinga. Jika tidak dibilas hingga bersih, akumulasi kimiawi dan minyak ini akan menyumbat pori-pori kulit di sekitar cuping.
Dampak utama dari pengabaian area ini adalah timbulnya aroma tidak sedap yang mengganggu. Selain bau, penyumbatan pori-pori memicu munculnya jerawat, komedo, dan bintik kemerahan. Pada kasus yang lebih parah, kelembapan berlebih beserta sisa produk kecantikan dapat memicu dermatitis seboroik atau iritasi kulit yang terasa gatal dan mengelupas.
Pembersihan area belakang telinga cukup mudah dan dapat dilakukan setiap kali mandi:
- Usap dengan Sabun: Aplikasikan sabun mandi lembut ke jari tangan, lalu usap seluruh lekukan belakang telinga dan celah cuping.
- Bilas hingga Tuntas: Pastikan air membilas habis seluruh busa sabun dan sisa sampo agar tidak ada residu tertinggal.
- Keringkan Sempurna: Gunakan handuk bersih untuk mengeringkan lipatan belakang telinga hingga tidak ada kelembapan tersisa.
Menjaga kebersihan belakang telinga tidak memerlukan perawatan mahal atau rumit. Cukup dengan menyertakan area ini ke dalam rutinitas mandi harian dan memastikannya selalu kering, kulit di sekitar telinga akan tetap sehat, segar, dan bebas dari masalah iritasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....