Kabut Asap Ganggu Pernapasan Pasien TBC

  • 24 Agt 2026 11:23 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kabut asap pekat yang menyelimuti Kota Palangka Raya tidak hanya meningkatkan risiko gangguan pernapasan, tetapi juga dapat memperparah kondisi penderita tuberkulosis (TBC). Kasi Surveilans dan Imunitas Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah, Yaesar Wawan, menjelaskan partikel polutan yang terkandung dalam kabut asap dapat masuk ke saluran pernapasan hingga mencapai paru-paru dan penderita TBC menjadi salah satu kelompok yang perlu mewaspadai paparan kabut asap.

Menurutnya, partikel maupun gas beracun yang terhirup dapat memperburuk kondisi paru-paru yang sudah mengalami gangguan akibat TBC.

"Karena itu, masyarakat, terutama penderita penyakit pernapasan, diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara dipenuhi kabut asap,” ujarnya, Selasa, 18 Agustus 2026.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Bukit Hindu Palangka Raya, Hellyana, menyebut kasus infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA mengalami peningkatan seiring kondisi kabut asap yang semakin pekat. Hingga 18 Agustus 2026, Puskesmas Bukit Hindu mencatat sebanyak 257 pasien terdiagnosis ISPA.

Peningkatan kasus tersebut terjadi ketika kondisi kabut asap mulai semakin pekat sejak akhir Juli dan terus dirasakan hingga pertengahan Agustus.

"Kami menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk, menggunakan masker yang mampu menyaring partikel halus, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan seperti batuk berkepanjangan, sesak napas, atau gangguan pernapasan lainnya, "ujarnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....