Naik Tangga Rutin Dapat Menurunkan Risiko Kematian Dini

  • 19 Agt 2026 12:16 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Memilih tangga daripada lift atau eskalator ternyata dapat menjadi cara sederhana untuk meningkatkan aktivitas fisik sehari-hari. Penelitian yang dirangkum Everyday Health menunjukkan bahwa kebiasaan menaiki tangga secara rutin berkaitan dengan penurunan risiko kematian dini serta masalah kesehatan jantung.

Temuan tersebut berasal dari analisis terhadap sembilan penelitian yang melibatkan lebih dari 480.000 orang berusia 35 hingga 84 tahun. Peserta penelitian mencakup orang sehat maupun mereka yang memiliki penyakit jantung, sehingga hasilnya memberikan gambaran mengenai hubungan aktivitas menaiki tangga dengan kesehatan secara lebih luas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin menaiki tangga memiliki kemungkinan 24 persen lebih rendah untuk meninggal karena berbagai penyebab dibandingkan mereka yang jarang melakukannya. Sementara itu, risiko kematian akibat penyakit jantung, termasuk serangan jantung, gagal jantung, dan stroke, tercatat sekitar 39 persen lebih rendah pada kelompok yang rutin menggunakan tangga.

Menaiki tangga dapat memberikan aktivitas fisik dengan intensitas yang cukup tinggi dalam waktu singkat karena melibatkan berbagai kelompok otot sekaligus meningkatkan denyut jantung. Aktivitas sederhana seperti ini juga dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang kesulitan menyediakan waktu khusus untuk berolahraga atau pergi ke pusat kebugaran.

Para peneliti juga menemukan adanya indikasi bahwa semakin banyak tangga yang dinaiki, semakin besar manfaat kesehatan yang mungkin diperoleh, meskipun hubungan tersebut masih perlu dikonfirmasi melalui penelitian lebih lanjut. Karena itu, aktivitas menaiki tangga sebaiknya dipandang sebagai bagian dari kebiasaan aktif sehari-hari, bukan sebagai pengganti seluruh kebutuhan olahraga.

Kebiasaan tersebut dapat dimulai secara bertahap, misalnya dengan memilih tangga untuk satu atau dua lantai sebelum meningkatkan frekuensinya sesuai kemampuan tubuh. Selain menaiki tangga, aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, memarkir kendaraan lebih jauh, atau membawa barang belanja juga dapat membantu menambah gerak dalam rutinitas harian.

Meski demikian, temuan penelitian menunjukkan hubungan antara kebiasaan menaiki tangga dan risiko kematian yang lebih rendah, bukan bukti bahwa menaiki tangga secara langsung menyebabkan seseorang hidup lebih lama. Bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan fisik atau kondisi kesehatan tertentu, aktivitas fisik sebaiknya dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....