Tanda Emotional Eating, Ketahui Pemicu dan Dampaknya

  • 05 Agt 2026 21:55 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Emotional eating atau stress eating adalah kebiasaan mengonsumsi makanan sebagai respons terhadap perasaan, bukan karena rasa lapar fisik. Kondisi ini sering dipicu oleh stres, kesedihan, kebosanan, kecemasan, atau emosi lain yang sulit dikelola.

Dilansir dari laman Everyday Health, salah satu tanda emotional eating ialah munculnya keinginan makan secara tiba-tiba, terutama terhadap makanan tinggi gula, garam, atau lemak. Berbeda dengan rasa lapar fisik yang datang bertahap, dorongan ini biasanya terasa mendesak dan sulit ditunda.

Orang yang mengalami emotional eating juga dapat terus makan meskipun tubuh sebenarnya sudah kenyang. Setelah makan, perasaan bersalah, malu, atau menyesal sering muncul karena makanan tidak benar-benar menyelesaikan masalah emosional yang mendasarinya.

Apabila kebiasaan ini berlangsung terus-menerus, dampaknya dapat memengaruhi kesehatan fisik maupun mental. Berat badan dapat meningkat, pola makan menjadi tidak teratur, dan siklus stres serta makan berlebihan berpotensi terus berulang.

Langkah pertama untuk mengatasinya adalah mengenali situasi atau emosi yang memicu keinginan makan. Mencatat pola makan dan suasana hati dapat membantu memahami kapan serta mengapa dorongan tersebut muncul.

Selain itu, cobalah mencari cara lain untuk meredakan emosi, seperti berjalan kaki, melakukan latihan pernapasan, berbicara dengan orang terpercaya, atau menjalankan hobi yang menyenangkan. Makan dengan penuh kesadaran atau mindful eating juga membantu seseorang lebih peka terhadap sinyal lapar dan kenyang dari tubuh.

Jika emotional eating mulai mengganggu kehidupan sehari-hari atau terasa sulit dikendalikan, tidak ada salahnya mencari bantuan dari tenaga kesehatan atau profesional kesehatan mental. Dengan dukungan yang tepat dan kebiasaan yang lebih sehat, hubungan dengan makanan dapat menjadi lebih seimbang sekaligus mendukung kesejahteraan emosional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....