Tren Hot Yoga, Ketahui Manfaat dan Risikonya

  • 05 Agt 2026 21:51 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Hot yoga merupakan salah satu variasi yoga yang dilakukan di ruangan bersuhu tinggi, umumnya berkisar antara 32 hingga 40 derajat Celsius. Suasana hangat tersebut dirancang untuk meningkatkan intensitas latihan sekaligus membantu tubuh lebih mudah beradaptasi saat melakukan berbagai gerakan yoga.

Dilansir dari laman Everday Health, salah satu manfaat hot yoga adalah meningkatkan fleksibilitas otot dan persendian karena panas membantu jaringan tubuh menjadi lebih lentur. Kondisi ini memungkinkan peserta melakukan peregangan dengan lebih nyaman, meskipun tetap harus memperhatikan batas kemampuan tubuh agar terhindar dari cedera.

Hot yoga juga dapat membantu memperkuat otot, meningkatkan keseimbangan, serta mendukung kesehatan jantung melalui aktivitas fisik yang lebih intens. Beberapa penelitian menunjukkan latihan ini berpotensi memberikan manfaat bagi kebugaran kardiometabolik apabila dilakukan secara rutin dan benar.

Selain manfaat fisik, hot yoga diketahui mampu membantu mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati. Kombinasi gerakan, teknik pernapasan, serta lingkungan yang mendukung relaksasi membuat banyak peserta merasa lebih tenang setelah mengikuti sesi latihan.

Meski berkeringat lebih banyak selama hot yoga, keluarnya keringat bukan berarti tubuh membakar lemak atau membuang racun secara signifikan. Keringat merupakan mekanisme alami tubuh untuk menjaga suhu tetap stabil sehingga peserta perlu memastikan kebutuhan cairan tetap terpenuhi sebelum, selama, dan setelah latihan.

Hot yoga tidak selalu cocok untuk semua orang, terutama bagi individu yang memiliki penyakit jantung, gangguan toleransi panas, mudah mengalami dehidrasi, atau sedang hamil. Sebelum mengikuti kelas, disarankan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila memiliki kondisi medis tertentu agar latihan berlangsung dengan aman.

Agar memperoleh manfaat optimal, peserta sebaiknya memulai dengan intensitas yang sesuai, mengenakan pakaian yang nyaman, serta membawa air minum yang cukup. Jika muncul gejala seperti pusing, mual, atau merasa sangat lemah selama latihan, segera hentikan aktivitas dan beristirahat untuk mencegah terjadinya gangguan akibat paparan panas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....