Mengenal Postpartum Shivering: Mengapa Ibu Menggigil usai Melahirkan?
- 29 Jul 2026 18:37 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Momen membahagiakan usai melahirkan tak jarang diwarnai kepanikan kecil. Banyak ibu baru yang mendadak mengalami gemetar hebat hingga menggigil, padahal suhu ruangan tidak dingin.
Sering dikira karena kedinginan atau efek trauma, kondisi medis ini ternyata dikenal sebagai postpartum shivering atau tremor pascapersalinan. Fenomena alami ini kerap membayangi sebagian besar wanita usai berjuang di ruang bersalin.
Dokter dan ahli medis mencatat, postpartum shivering ditandai dengan kontraksi otot yang tidak disengaja. Kondisi ini muncul beberapa menit hingga beberapa jam setelah bayi lahir. Pemicu utamanya tak lain adalah anjloknya kadar hormon estrogen dan progesteron secara mendadak setelah plasenta keluar.
Tak cuma urusan hormon, sistem pengatur suhu tubuh (termoregulasi) sang ibu juga kaget usai menguras tenaga ekstra. Kondisi makin dipicu oleh hilangnya cairan dan darah selama proses persalinan yang membuat pusat saraf pengatur suhu bekerja ekstra keras menyeimbangkan kondisi tubuh.
Berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Anesthesia (2018), angka kejadian postpartum shivering rupanya cukup tinggi, yakni mencapai 32 hingga 56 persen baik pada persalinan normal maupun operasi caesar. Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa penggunaan obat anestesi atau bius epidural juga menjadi salah satu pemicu utama timbulnya efek menggigil ini.
Meski terlihat mengkhawatirkan bagi keluarga yang mendampingi, para ahli memastikan fenomena ini bersifat sementara dan tidak berbahaya. Menggigil biasanya akan mereda dengan sendirinya. Pertolongan pertamanya pun cukup simpel: berikan selimut hangat, pastikan pakaian kering, dan berikan asupan minuman hangat.
Kendati demikian, pihak keluarga dan tenaga medis diimbau tetap waspada. Apabila menggigil hebat ini dibarengi demam tinggi di atas 38 derajat Celsius, muncul bau tidak sedap, atau perdarahan hebat, ibu harus segera mendapatkan penanganan medis darurat karena bisa jadi menandakan indikasi infeksi pascapersalinan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....