Hari tanpa Tembakau Sedunia Soroti Ancaman Nikotin Remaja
- 31 Mei 2026 14:33 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan tema Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026, yaitu “Unmasking the appeal – countering nicotine and tobacco addiction”. Kampanye ini bertujuan mengungkap berbagai strategi industri tembakau dan nikotin dalam menarik generasi muda untuk menggunakan produknya.
Pada momen ini, WHO menyoroti bahwa industri tembakau terus mengembangkan dan mengemas ulang produk nikotin agar terlihat modern dan menarik. Berbagai produk baru seperti rokok elektronik, kantong nikotin, dan perangkat nikotin sintetis dipasarkan sebagai inovasi meskipun berpotensi menimbulkan ketergantungan.
Kemajuan pengendalian tembakau yang telah dicapai selama beberapa dekade kini menghadapi tantangan baru. Strategi pemasaran yang agresif dikhawatirkan dapat menghambat upaya perlindungan kesehatan masyarakat dan meningkatkan jumlah pengguna muda.
Dilansir dari laman resmi WHO, data terbaru menunjukkan sedikitnya 40 juta anak usia 13 hingga 15 tahun di seluruh dunia menggunakan setidaknya satu produk tembakau. Dari jumlah tersebut, sekitar 20 juta merokok dan 10 juta menggunakan produk tembakau tanpa asap.
Selain itu, sedikitnya 15 juta remaja usia 13 hingga 15 tahun telah menggunakan rokok elektronik. Di negara-negara yang memiliki data, anak-anak tercatat sembilan kali lebih mungkin menggunakan vape dibandingkan orang dewasa.
WHO menilai daya tarik produk tersebut sengaja dibentuk melalui penggunaan berbagai rasa, kemasan menarik, dan promosi yang menyesatkan. Taktik tersebut membuat produk nikotin tampak trendi sehingga meningkatkan risiko kecanduan pada kalangan muda.
Melalui kampanye tahun 2026, WHO mendorong penguatan regulasi terkait perisa, iklan, promosi digital, serta desain kemasan produk nikotin dan tembakau. Organisasi ini juga mengajak pemerintah, mitra, dan masyarakat sipil untuk melindungi generasi mendatang dari bahaya kecanduan nikotin dan tembakau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....