Dinas Kesehatan Lakukan Skrining TBC melalui CKG
- 21 Mei 2026 21:50 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Program vaksin Tuberkulosis (TBC) dan pemeriksaan kesehatan di lingkungan sekolah menjadi langkah penting dalam mencegah penyebaran penyakit sejak dini. Pemerintah bersama tenaga kesehatan terus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman bagi peserta didik.
Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Sonny Purwanto, menjelaskan vaksin TBC di Indonesia sebenarnya sudah lama diberikan melalui vaksin BCG kepada bayi baru lahir. Vaksin tersebut dinilai efektif mencegah TBC berat pada anak seperti meningitis TB dan TBC milier.
Menurut Sonny, efektivitas vaksin BCG saat ini masih optimal untuk bayi dan belum efektif digunakan pada usia dewasa. Pemerintah juga masih menunggu pengembangan vaksin generasi baru M72 yang saat ini berada pada tahap uji klinis fase tiga untuk remaja dan orang dewasa.
Terkait pemeriksaan TBC di sekolah, Sonny mengatakan belum ada program pemeriksaan khusus bagi seluruh pelajar. Pemerintah saat ini masih memprioritaskan skrining pada kelompok masyarakat berisiko tinggi seperti kawasan padat penduduk, lingkungan dengan sanitasi kurang baik, pondok pesantren, dan rumah tahanan.
Meski demikian, melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah, petugas kesehatan tetap melakukan skrining gejala TBC pada siswa. Gejala yang diperhatikan antara lain batuk lebih dari dua minggu, berat badan menurun, mudah lelah, dan berkurangnya nafsu makan.
“Apabila ditemukan siswa yang terindikasi TBC, maka akan dilakukan pemeriksaan lanjutan melalui pengambilan sampel dahak dan tes cepat molekuler di puskesmas atau rumah sakit yang memiliki fasilitas pemeriksaan,” ujarnya, Rabu, 20 Mei 2026.
Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah juga mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala TBC. Saat ini wilayah prioritas penanggulangan TBC di Kalimantan Tengah meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Kapuas, Kotawaringin Timur, dan Kotawaringin Barat.
Sementara itu, Koordinator Imunisasi Puskesmas Menteng Palangka Raya, Nana Susanti, mengatakan vaksin TBC yang tersedia saat ini masih diperuntukkan bagi bayi usia 0 sampai 11 bulan melalui imunisasi dasar. Adapun vaksin TBC untuk usia umum maupun pelajar masih menunggu kebijakan dan distribusi dari pemerintah pusat.
Selain pemeriksaan kesehatan umum, puskesmas juga rutin melaksanakan program imunisasi di sekolah dasar. Untuk siswa kelas 1 diberikan vaksin MR dan difteri tetanus, sedangkan siswa kelas 2 dan kelas 5 memperoleh vaksin tetanus difteri.
“Khusus siswi perempuan kelas 5 SD juga mendapatkan vaksin HPV sebagai upaya pencegahan kanker leher rahim,” ucap Nana.
Ia menambahkan, pemeriksaan TBC di sekolah dilakukan khusus bagi siswa yang memiliki gejala mengarah ke TBC paru, seperti batuk berkepanjangan atau kondisi kesehatan tertentu yang dicurigai terinfeksi. Jika ditemukan indikasi saat pelaksanaan CKG di tingkat SD maupun SMP, siswa akan dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....