Nyeri PMS bisa diredakan dengan Metode Alami
- 04 Mei 2026 19:49 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Rasa sakit akibat PMS atau Premenstrual Syndrome kerap dialami oleh perempuan menjelang masa menstruasi. Gejala yang muncul pun beragam, mulai dari nyeri perut, kram, hingga perubahan suasana hati yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Menurut informasi kesehatan dari Halodoc, nyeri PMS dapat diredakan dengan beberapa cara sederhana seperti kompres hangat di area perut, olahraga ringan, serta menjaga pola makan yang sehat dan seimbang.
Selain itu, konsumsi makanan yang kaya magnesium dan vitamin B6 juga disebut dapat membantu mengurangi gejala PMS. Menghindari kafein dan makanan tinggi garam menjelang menstruasi juga disarankan untuk meminimalisir rasa tidak nyaman.
Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong, menjaga gaya hidup sehat menjadi kunci utama dalam mengatasi nyeri PMS. “Olahraga teratur dan istirahat cukup dapat membantu tubuh lebih rileks sehingga gejala PMS tidak terlalu terasa,” ujarnya. Senin, 4 Mei 2026.
Tak hanya itu, teknik relaksasi seperti yoga atau meditasi juga bisa menjadi alternatif untuk meredakan ketegangan fisik maupun emosional yang muncul selama PMS. Dengan menerapkan kebiasaan sehat tersebut, nyeri PMS dapat dikontrol sehingga tidak terlalu mengganggu aktivitas, terutama bagi perempuan yang aktif menjalani rutinitas harian.
Tak hanya itu, menghindari konsumsi kafein berlebih serta makanan tinggi garam menjelang menstruasi juga dapat membantu mengurangi gejala yang dirasakan. Selain metode alami, penggunaan obat pereda nyeri juga bisa menjadi pilihan jika rasa sakit cukup mengganggu. Namun, penggunaannya tetap harus sesuai anjuran tenaga medis agar aman bagi tubuh.
Beberapa perempuan juga disarankan untuk mencatat siklus menstruasi guna mengenali pola gejala PMS yang dialami. Dengan begitu, penanganan bisa dilakukan lebih awal sebelum rasa nyeri semakin meningkat. Dukungan dari lingkungan sekitar, seperti keluarga dan teman, juga penting untuk membantu perempuan merasa lebih nyaman saat mengalami PMS, terutama ketika kondisi emosional sedang tidak stabil.
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, nyeri PMS dapat lebih terkontrol sehingga perempuan tetap bisa menjalani aktivitas dengan nyaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....