Waspada Bahaya Kencing Tikus
- 03 Mei 2026 19:02 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Masyarakat diminta waspada terhadap penyakit leptospirosis yang menular melalui kencing tikus. Penyakit ini masuk ke tubuh manusia lewat luka di kulit atau mata saat bersentuhan dengan air dan tanah yang kotor.
Jika tidak segera diobati, kuman dari air kencing tikus ini bisa merusak ginjal hingga menyebabkan kematian.
Gejala penyakit ini awalnya mirip flu, seperti demam tinggi dan nyeri otot, sehingga sering dianggap remeh. Padahal, bakteri tersebut sangat cepat menyerang organ tubuh bagian dalam hanya dalam hitungan hari. Menjaga kebersihan rumah agar tidak menjadi sarang tikus adalah cara paling ampuh untuk mencegah penularan penyakit mematikan ini.
Risiko penularan biasanya meningkat saat musim hujan atau ketika terjadi banjir di pemukiman warga. Air banjir yang bercampur kotoran tikus menjadi perantara utama kuman berpindah ke tubuh manusia. Oleh karena itu, penggunaan alas kaki atau sepatu bot sangat diwajibkan saat harus beraktivitas di area yang becek dan penuh genangan air.
Selain memakai pelindung diri, warga disarankan untuk menutup rapat semua tempat makanan dan sampah di rumah. Tikus tidak akan betah tinggal jika tidak ada sisa makanan yang bisa mereka makan setiap hari. Membersihkan lantai menggunakan karbol atau disinfektan juga sangat membantu membunuh kuman yang menempel di permukaan benda.
Pihak kesehatan menghimbau siapa saja yang merasa demam setelah kontak dengan air banjir untuk segera ke puskesmas. Penanganan yang cepat dapat menyelamatkan nyawa sebelum bakteri menyerang organ vital.
Dengan lingkungan yang bersih dan pola hidup sehat, keluarga bisa terhindar dari bahaya penyakit kencing tikus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....