Bahaya Tersembunyi Hobi Gigit Kuku

  • 03 Mei 2026 19:34 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kebiasaan menggigit kuku atau onychophagia ternyata menyimpan risiko kesehatan serius yang sering kali disepelekan oleh banyak orang.

Aktivitas yang biasanya dilakukan saat seseorang merasa cemas atau bosan ini dapat memicu infeksi bakteri pada area kulit di sekitar kuku. Luka kecil akibat gigitan tersebut menjadi pintu masuk bagi kuman yang bisa menyebabkan peradangan hebat hingga pembengkakan yang menyakitkan.

Para ahli kesehatan gigi juga memperingatkan bahwa kebiasaan ini dapat merusak struktur gigi dan menyebabkan posisi gigi menjadi tidak rata.

Tekanan yang terus-menerus saat menggigit kuku yang keras bisa membuat email gigi terkikis dan meningkatkan risiko gigi sensitif. Selain itu, kuman yang bersarang di bawah kuku akan langsung berpindah ke mulut, yang berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan dan infeksi gusi.

Dari sisi penampilan, kuku yang sering digigit akan tumbuh tidak beraturan dan terlihat rusak secara permanen jika bagian akarnya ikut terluka. Hal ini sering kali menurunkan rasa percaya diri seseorang saat harus berinteraksi sosial atau berjabat tangan dengan orang lain. Trauma pada bantalan kuku akibat gigitan berulang dapat membuat kuku tumbuh lebih pendek dan sulit untuk kembali ke bentuk normalnya.

Dokter menyarankan agar masyarakat mulai sadar untuk menghentikan kebiasaan buruk ini dengan cara rutin memotong kuku agar tetap pendek.

Penggunaan kuteks dengan rasa pahit atau mengalihkan stres ke benda lain seperti fidget spinner juga dianggap sangat efektif sebagai langkah awal.

Kesabaran dan konsistensi sangat diperlukan agar saraf dan kulit di sekitar jari dapat pulih kembali dengan sempurna.

Menghentikan kebiasaan menggigit kuku bukan hanya soal estetika, melainkan tentang menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan dari serangan penyakit.

Masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap kebersihan tangan sebagai benteng pertahanan pertama kesehatan. Dengan tangan yang sehat dan kuku yang terawat, risiko infeksi dapat ditekan dan penampilan pun menjadi lebih maksimal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....