Waspadai Keterlambatan Berjalan Anak, Bisa Disebabkan Gangguan Saraf
- 25 Apr 2026 14:50 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Bayi yang terlambat berjalan dalam masa perkembangannya memang sering menjadi kekhawatiran tersendiri bagi orang tua. Meski begitu, tidak semua anak yang terlambat jalan disebabkan oleh gangguan saraf.
Fisioterapis Anak Rumah Sakit Permata Hati Palangka Raya, Stafanus, mengatakan penting untuk memperhatikan tanda-tanda khas apakah keterlambatan berjalan merupakan variasi tumbuh kembang atau indikasi gangguan saraf. Jika anak hanya terlambat berjalan biasa, maka umumnya hanya sistem motorik kasar yang mengalami gangguan.
"Jika anak itu dia terlambat berjalan hanya karena keterlambatan motorik biasa, biasanya kita lihat hanya satu aspek hanya motorik kasarnya saja yang terganggu. Entah itu karena dia kurang stimulasi makanya dia terlambat berjalan atau karena dia kelemahan otot," katanya, saat mengisi program Indonesia Sehat, Jumat, 24 April 2026.
Lebih lanjut, Stefanus menjelaskan bahwa keterlambatan berjalan akibat gangguan saraf biasanya disertai beberapa tanda kelainan. Tidak hanya motorik kasar, tetapi motorik halus juga dapat mengalami gangguan.
"Tetapi jika itu karena gangguan neurologis misalnya karena sistem sarafnya terganggu ya bukan hanya satu aspek yang terkena, tapi mungkin bisa dua hingga tiga aspek. Motorik kasarnya terganggu, motorik halusnya terganggu dan juga misal bisa juga terkena gangguan komunikasi," katanya.
Selain itu, anak dengan gangguan neurologis sering menunjukkan gejala lain seperti tremor atau refleks yang kurang baik. Kondisi ini menjadi tanda penting yang perlu segera diperiksakan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Orang tua diimbau untuk aktif memantau tumbuh kembang anak sejak dini. Jika ditemukan tanda yang tidak biasa, konsultasi dengan tenaga kesehatan sangat penting agar anak mendapat intervensi sedini mungkin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....